SIBERKALIMANTAN.COM, PONTIANAK - Kegiatan Kalam (Kajian Islam) Spesial dengan tema “Make Your Quran Habit Stick, Recharge Iman, Refresh Mental Health” digelar di selasar Masjid Raya Mujahidin Kalimantan Barat pada Jumat, 5 Desember 2025.
Program yang diinisiasi Remaja Mujahidin ini menghadirkan pema duateri, yakni M. Babul Yatama dan Kak Nurul Shivani, serta dirangkaikan dengan kegiatan mabit satu hari yang bersama LDK As-Salam IAIN Pontianak.
Ketua Bidang Syiar Remaja Mujahidin Kalbar, Iqbal Prathama, menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar sebagai upaya menjaga kekuatan ruhiyah dan pola pikir remaja di Pontianak dan sekitarnya.
Baca Juga: Hidimu Kalbar Resmi Dilantik, Muhammadiyah Siapkan Langkah Besar untuk Gerakan Inklusi Disabilitas
Menurutnya, anak muda perlu ruang diskusi yang sehat untuk melihat berbagai persoalan dari perspektif agama maupun kesehatan.
"Tujuan utama kami adalah menjaga ruhiniah dan fikriyah teman-teman remaja. Kita ingin berdiskusi tentang bagaimana melihat masalah dari kacamata kesehatan dan hal-hal yang memang dibutuhkan remaja, sehingga mereka tidak kehilangan arah," ujarnya.
Iqbal juga menambahkan bahwa kegiatan serupa direncanakan kembali pada akhir tahun mendatang.
Salah satu peserta, Alexsander, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari sesi kajian ini.
Baca Juga: Melihat Dampak Bencana Meluas, Cak Imin Minta Pemerintah Melakukan 'Taubatan Nasuha' dalam Kebijakan
“Alhamdulillah, talkshow kali ini sangat bermakna. Dua pemateri yang hadir memiliki pengalaman dan wawasan yang sangat cocok untuk anak muda, terutama terkait menjaga kesehatan mental,” tuturnya.
Ia berpesan agar anak muda mampu menjaga pikiran, tidak mudah terbawa emosi, dan tetap stabil dalam menghadapi tekanan.
Sementara itu, pemateri M. Babul Yatama menekankan pentingnya kesadaran menjaga mental sejak usia remaja. Ia menyebut, fase remaja adalah masa yang rentan dengan berbagai problematika sehingga perlunya pendalaman ilmu untuk membangun ketahanan diri.
Baca Juga: Evaluasi Pengelolaan Hutan Mencuat setelah Rentetan Bencana di Sumatera, DPR Jadwalkan Rapat Khusus dengan Kementerian Kehutanan
“Harapannya, remaja sadar bahwa menjaga mental itu penting.Pertemuan seperti ini membuat kita mengetahui apakah selama ini yang kita lakukan sudah benar atau belum, sebagai bentuk upaya menjaga kewarasan pikiran,” jelasnya.
Dengan pendekatan kajian Al-Qur'an dan edukasi kesehatan mental, kegiatan Kalam Spesial ini diharapkan menjadi ruang aman bagi remaja untuk belajar, berdiskusi, dan meningkatkan kualitas spiritual serta mental mereka.
Remaja Mujahidin berkomitmen melanjutkan kegiatan serupa sebagai upaya penguatan karakter generasi muda.
Artikel Terkait
Kisah Guru NTT yang Akhirnya Jadi PPPK Usai Videonya Ditanggapi Prabowo: Sampai Tidak Bisa Berjalan, Sa Baru Berhenti Mengajar
Evaluasi Pengelolaan Hutan Mencuat usai Rentetan Bencana di Sumatera, DPR Jadwalkan Rapat Khusus dengan Kementerian Kehutanan
Melihat Dampak Bencana Meluas, Cak Imin Minta Pemerintah Lakukan ‘Taubatan Nasuha’ dalam Kebijakan
Bawaslu Kubu Raya Terima Kunjungan KPU untuk Matangkan Persiapan Rapat Pleno PDPB Triwulan IV 2025
Bawaslu Kubu Raya Awasi Langsung Pleno PDPB Triwulan IV 2025 di Kantor KPU
Kantor SAR Pontianak Raih Humanity Action Award di Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah
Bawaslu Kubu Raya Terima Muhammadiyah Award di Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah
Hidimu Kalbar Resmi Dilantik, Muhammadiyah Siapkan Langkah Besar untuk Gerakan Inklusi Disabilitas
Gembong Sabu 5 Triliun Dibekuk di Kamboja, BNN: Ini Penyelamatan 8 Juta Jiwa
Pohon di Bandung akan Diberi KTP untuk Tingkatkan Keselamatan Warga