SIBERKALIMANTAN.COM, PONTIANAK - Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang anak perempuan yang tenggelam di Parit Malaya, Jalan Selat Panjang 2, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, pada Rabu 24 Desember 2025. Korban diketahui bernama Asmiranda (9), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan kronologi kejadian bermula pada pukul 14.30 WIB. Saat itu korban sedang berenang bersama teman-temannya di Parit Malaya. Namun, kondisi air sedang pasang dan cukup tinggi, hingga korban tiba-tiba tidak terlihat lagi di antara teman-temannya.
“Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh masyarakat setempat dan keluarga korban secara visual di sekitar lokasi kejadian, namun belum membuahkan hasil,” ujar I Made Junetra.
Mendapatkan laporan tersebut, pada pukul 16.00 WIB, KPP Pontianak segera mengerahkan Tim Rescue menggunakan Rescue Trail dan Rescue Car D-Max yang dilengkapi 1 set Rubber Boat beserta perlengkapan pendukung, antara lain, Pal evakuasi, Pal medis, Pal navigasi, Pal komunikasi, Pal SAR air, Alat Pelindung Diri (APD), Rescue Trail.
Tim Rescue Kansar Pontianak tiba di lokasi kejadian pada pukul 16.45 WIB dan langsung melaksanakan operasi SAR dengan melakukan penyelaman serta penyisiran permukaan air bersama unsur SAR gabungan di sekitar lokasi kejadian.
Hasilnya, pada pukul 18.20 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban mengapung di permukaan air dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan pada koordinat 00°00'04.21" S – 109°22'25.40" E, sekitar 10 meter arah barat laut dari lokasi kejadian awal.
“Korban selanjutnya berhasil dievakuasi dan diserahterimakan kepada pihak keluarga,” tambah I Made Junetra.
Setelah korban ditemukan, pada pukul 19.15 WIB, SMC (SAR Mission Coordinator) mengusulkan penutupan Operasi SAR. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di perairan, terlebih ketika kondisi air pasang dan berisiko.
Artikel Terkait
“Inspiring Voices”: Kolaborasi BAFIP IYOUTHS dan Teman Pede Hadirkan Workshop Public Speaking Interaktif bagi Anak Muda
Dokter Gigi Jessica Freddy Speak Up soal Dugaan KDRT, dari Trauma Psikologis hingga Masalah saat Proses Perceraian
Cerita Warga Kampung Sawah Tengah Sukabumi: Saat Sungai Cidadap Meluap dan Menyapu Rumah
Warga Aceh Temukan Butiran Diduga Emas di Lumpur Sisa Banjir Bandang, Sebut Bencana Membawa Berkah
Viral Oknum Guru Diduga Ejek Remaja Disabilitas Saat Live, Publik Kecam Sikap yang Tak Patut Dicontoh
Curhat Ibu di Aceh Tamiang Beri Makan Bayi Mi Instan Akibat 11 Hari Terjebak Banjir: Sehat-Sehat Anakku
Lumpur Mulai Mengeras Pascabanjir, Warga Aceh Pakai Alat Berat saat Membersihkan Rumah
Derahman Terpilih sebagai Ketua KNPI Kubu Raya Masa Bakti 2026–2029
Peringati Hari Ibu, KOPRI PMII Kota Pontianak dan Kubu Raya Gelar Aksi Simpatik di Area CFD
Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Desa Sayu