SIBERKALIMANTAN.COM, KETAPANG — Dalam upaya meningkatkan minat baca siswa-siswi sekolah dasar di Kabupaten Ketapang, Kreasi Ketapang menggelar Pelatihan Strategi Read Aloud untuk Menumbuhkan Minat Baca Murid SD/MI pada Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Grand Zuri Ketapang dan diikuti oleh para guru SD/MI dari berbagai wilayah di Kabupaten Ketapang.
Program Koordinator Kreasi Ketapang, Santoso Setio, menjelaskan bahwa kegiatan ini sejatinya bukan bagian inti dari Program KREASI. Namun, sesuai dengan prinsip Muhammadiyah serta arahan dari Vocal Point dan Direktur Program, pelaksanaan pelatihan ini dimaksudkan untuk menghadirkan ruang belajar yang nyata bagi para guru.
Baca Juga: Police Line Terpasang di Karhutla Sungai Raya, Lahan Gambut 5 Hektare Jadi TKP
“Kegiatan hari ini memang bukan bagian inti dari Program KREASI. Namun kami meyakini bahwa program tidak hanya berbicara tentang capaian administratif, melainkan bagaimana menghadirkan ruang belajar yang bermakna bagi guru,” ujar Santoso.
Ia menambahkan, para guru yang hadir merupakan pendidik yang telah mendapatkan berbagai manfaat pelatihan sebelumnya, mulai dari pelatihan pembuatan media pembelajaran, penguatan literasi dan numerasi, hingga pelatihan penulisan cerita anak. Pelatihan read aloud ini menjadi bagian dari komitmen Kreasi Ketapang bersama Muhammadiyah dalam memperkuat budaya literasi sejak usia dini.
Sementara itu, Vocal Point Kreasi Muhammadiyah, Dendi Wijaya Saputra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Muhammadiyah berkomitmen memberikan dukungan penuh, khususnya bagi Kabupaten Ketapang, dalam pengembangan literasi pendidikan dasar.
Baca Juga: Usai Dijinakkan, Police Line Membentang di Lahan Karhutla Kuala Mandor B
“Program ini dirancang agar ke depan Bapak dan Ibu tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga berkembang menjadi master trainer yang mampu memberikan dampak luas melalui program pengimbasan ke daerah-daerah lain. Harapannya, ilmu dan praktik baik yang diperoleh dapat ditularkan kepada guru-guru di wilayah pengimbasan,” ungkap Dendi.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang, Ucup Supriyatna. Dalam sambutan sekaligus arahannya, Ucup menekankan pentingnya strategi membaca nyaring (read aloud) sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik.
Baca Juga: Tragis! Karyawan Peternakan Ayam di Kubu Raya Tewas Tersengat Listrik Saat Cas HP
“Literasi dan numerasi kita faktanya masih tergolong rendah. Secara nasional, tingkat literasi Indonesia masih sering berada pada lima terbawah dalam evaluasi internasional. Literasi tidak hanya sekadar bisa membaca, tetapi juga mencakup kemampuan memahami, mengaplikasikan, serta berpikir secara menyeluruh terhadap apa yang dibaca,” jelasnya.
Ucup juga menyoroti dampak rendahnya literasi terhadap mudahnya masyarakat terpapar informasi yang tidak benar. Menurutnya, di era post-truth atau pasca-kebenaran, opini publik kerap tidak dibangun berdasarkan fakta.
“Sesuatu yang tidak benar bisa tampak benar karena terus didorong oleh narasi, opini, bahkan buzzer, sehingga menggiring persepsi publik seolah-olah itu adalah kebenaran. Inilah mengapa penguatan literasi sejak dini menjadi sangat penting,” tambahnya.
Melalui pelatihan strategi read aloud ini, diharapkan para guru mampu menerapkan metode membaca yang menyenangkan dan efektif di kelas. Dengan demikian, minat baca murid dapat tumbuh sejak dini dan fondasi literasi generasi muda di Kabupaten Ketapang semakin kuat.
Artikel Terkait
Atlet ASEAN Para Games Asal Kalbar Kembali ke Daerah, Disambut Hangat Disporapar dan NPC
Remaja Mujahidin Kalbar Gelar Program “Remaja Mujahidin Go to School”, Jangkau 20 Sekolah di Pontianak
Kebakaran Lahan 5 Hektare di Sungai Ambawang, Polisi Lakukan Olah TKP
Influencer Aisar Khaled Ceritakan Kakek Penjual Es Gabus Viral Ini Sempat Mimpi Pergi Umrah, Kini Terkabul usai Lalui Ujian Sulit
Pilu Reza Arap Atas Kepergian Lula Lahfah, Ungkap Rencana Masa Depan yang Kini Tinggal Kenangan
Nilai MBG Lebih Mendesak daripada Lapangan Kerja, Kepala Bappenas Ceritakan Warga di Pelosok Desa yang Kelaparan
Tragis! Karyawan Peternakan Ayam di Kubu Raya Tewas Tersengat Listrik Saat Cas HP
Cerita Menerobos Bara: Nyawa di Ujung Selang
Usai Dijinakkan, Police Line Membentang di Lahan Karhutla Kuala Mandor B
Police Line Terpasang di Karhutla Sungai Raya, Lahan Gambut 5 Hektare Jadi TKP