Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian ABK Hilang Pasca Kapal MV JH 07 Terbalik di Sungai Kapuas

photo author
Samsul Cah, Siber Kalimantan
- Jumat, 20 Maret 2026 | 16:39 WIB
Poreses pencarian ABK di wilayah Desa Sansat, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau
Poreses pencarian ABK di wilayah Desa Sansat, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau

SIBERKALIMANTAN.COM, SANGGAUTim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap satu orang Anak Buah Kapal (ABK) yang masih dilaporkan hilang setelah kapal MV JH 07 terbalik di Sungai Kapuas. Insiden tersebut terjadi di wilayah Desa Sansat, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau pada Jumat 13 Maret 2026.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak, I Made Junetra, saat ditemui pada Selasa 17 Maret 2026 menjelaskan bahwa operasi SAR hari kelima kembali dilakukan dengan melibatkan unsur SAR gabungan dari berbagai instansi terkait.

Menurutnya, pencarian dilakukan dengan dua metode, yakni penyisiran secara visual di permukaan sungai serta penyelaman di titik-titik yang dicurigai.

“Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan pencarian dengan pola pencarian visual dan penyelaman dengan luas area pencarian radius 3 Nautical Mile (NM) ke arah hilir dari lokasi kejadian kecelakaan (LKK),” ujar I Made Junetra.


Baca Juga: Tim SAR Gabungan Temukan Warga Hilang Saat Mencari Sayur di Kayong Utara dalam Keadaan Selamat

Ia menambahkan, hingga pukul 17.30 WIB operasi SAR hari kelima masih difokuskan pada pencarian satu korban yang diketahui bernama Yan Zhe.

Namun demikian, hingga penghentian sementara operasi pada sore hari, korban belum berhasil ditemukan.

“Pada pukul 17.30 WIB Ops SAR hari kelima terhadap satu orang korban atas nama Yan Zhe dihentikan sementara dengan hasil nihil,” jelasnya.

Meski operasi dihentikan sementara, Tim SAR Gabungan tetap melakukan pemantauan serta koordinasi di sekitar lokasi kejadian kecelakaan dan sepanjang aliran Sungai Kapuas.

Baca Juga: Bupati Kubu Raya Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Pencarian rencananya akan kembali dilanjutkan pada Rabu 18 Maret 2026 dengan memperluas area pencarian.

“Besok tim akan melanjutkan pencarian secara visual dan penyelaman apabila kondisi memungkinkan, dengan memperluas area pencarian hingga radius 7 NM dari lokasi kejadian,” pungkasnya.

Tim SAR Gabungan berharap korban dapat segera ditemukan agar dapat diserahkan kepada pihak keluarga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Samsul Cah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X