daerah

Raden Mas Margono Djojohadikoesoemo di usulkan sebagai Pahlawan Nasional dalam Musprov I SMSI Kalbar Dibuka: Bahas Kedaulatan Informasi & Pengusulan

Rabu, 3 Desember 2025 | 21:49 WIB
Foto bersama dalam pembukaan Musprov I SMSI Kalbar

SIBERKALIMANTAN.COM, PONTIANAK - Musyawarah Provinsi (Musprov) I Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Barat resmi dibuka di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, Rabu pagi. Pembukaan acara ditandai dengan sambutan Staff Ahli Gubernur Kalimantan Barat, Drs. Alexander Rombonang, M.MA, yang mewakili Pemerintah Provinsi Kalbar. Rabu (3/12/2025).

Dalam sambutannya, ia mengucapkan salam pembuka lintas agama dan budaya, sembari menekankan pentingnya peran media dalam menjaga stabilitas informasi daerah. “Media siber hari ini berada di garis depan arus informasi. Pemerintah berharap SMSI terus menjadi mitra strategis dalam menciptakan ruang informasi yang sehat,” ujarnya.
Musprov kali ini turut dirangkaikan dengan seminar nasional mengusung tema pengusulan Raden Mas (RM) Margono Djojohadikoesoemo-pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) dan pelopor ekonomi modern Indonesia-sebagai Pahlawan Nasional.

Peserta Padati Ruang Musprov
Ruang pertemuan dipadati peserta dari berbagai unsur pemerintahan dan organisasi pers, termasuk:

Perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat

Perwakilan Pangdam XII/Tanjungpura

Perwakilan Kapolda Kalbar

Perwakilan Kejaksaan Tinggi Kalbar

Ketua Umum SMSI Pusat, Dr. Firdaus, beserta Sekjen Makali Kumar

Ketua SMSI Kalbar, Muhammad Hussein

Pengurus SMSI kabupaten/kota se-Kalimantan Barat

Akademisi, mahasiswa, dan undangan umum

Kehadiran beragam elemen ini dinilai sebagai bukti komitmen bersama untuk memperkuat kedaulatan informasi di Kalimantan Barat.

Tema: Menjaga Kedaulatan Informasi & Merawat Sejarah
Musprov I SMSI Kalbar mengangkat tema:
“Memperkuat Peran SMSI dalam Menjaga Kedaulatan Informasi dan Merawat Sejarah Bangsa.”
Sementara seminar nasional menyoroti kontribusi besar RM Margono dalam fondasi ekonomi Indonesia dan urgensi pengakuannya sebagai Pahlawan Nasional.
Ketua Panitia Musprov, Ahmad Dhani, menyebut SMSI kini menjadi salah satu organisasi perusahaan media terbesar di Indonesia, dengan lebih dari 2.000 anggota. Di Kalbar, terdapat 43 media siber yang aktif tergabung.
“Musprov ini menjadi momentum untuk memperkuat struktur dan memperluas kontribusi SMSI di tingkat daerah,” katanya. Ia menambahkan bahwa acara ini terselenggara atas swadaya pengurus, dukungan donatur, dan fasilitas dari Pemprov Kalbar.

SMSI Kalbar: Pengusulan Pahlawan Nasional Bukan Agenda Politik
Ketua SMSI Kalbar, Muhammad Hussein, menegaskan bahwa pengusulan RM Margono sebagai Pahlawan Nasional merupakan instruksi resmi SMSI pusat dan tidak terkait kepentingan politik tertentu.
“SMSI tetap berdiri sebagai organisasi profesional. Fokus kami memajukan media siber di Kalbar,” tegasnya. Pada Musprov tersebut, Hussein kembali terpilih sebagai Ketua SMSI Kalbar melalui musyawarah internal.

Ketum SMSI: Media Harus Adaptif Terhadap Platform Baru
Ketua Umum SMSI, Dr. Firdaus, dalam sambutannya menyampaikan bahwa industri pers saat ini menghadapi transformasi besar. Setelah media cetak berubah menjadi media online, kini media online pun ditantang oleh munculnya platform baru seperti video pendek, konten viral, hingga kecerdasan buatan.
“Media baru adalah peluang sekaligus ancaman. Jika tidak beradaptasi, kita akan tertinggal. Media harus masuk ke ekosistem teknologi baru, melakukan monitoring digital, dan menerapkan filterisasi berbasis teknologi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya perencanaan matang, koordinasi, dan komunikasi strategis dalam setiap kegiatan organisasi.

Halaman:

Tags

Terkini