daerah

Bupati Sujiwo Berang! Ancam Tindak Tegas Oknum Penyedia Makan Bergizi Gratis yang Tak Layak di Kubu Raya

Jumat, 6 Maret 2026 | 11:13 WIB
BUPATI KUBU RAYA Tindak Tegas Oknum Penyedia Makan Bergizi Gratis yang Tak Layak di Kubu Raya

SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya, Sujiwo, memberikan peringatan keras kepada seluruh kelompok penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya. Hal ini merespons temuan adanya oknum penyedia yang menyuguhkan menu makanan dengan kualitas buruk dan tidak memenuhi standar gizi.

Program Bagus, Oknum Bermasalah

Bupati Sujiwo menegaskan bahwa pada dasarnya MBG adalah program yang sangat baik bagi masyarakat. Namun, ia menyayangkan adanya oknum kelompok penyedia yang kurang bertanggung jawab sehingga mengabaikan nilai gizi makanan yang disajikan.

Baca Juga: Harmoni dalam Keberagaman: Kapolres Kubu Raya Apresiasi Komitmen Bupati Sujiwo Jaga Kerukunan Umat Beragama

"Persoalannya adalah ketika oknum kelompok penyedia ini menyajikan makanan yang katanya bergizi, tetapi nilai gizinya tidak ada. Bahkan, ada yang kondisinya sudah tidak manusiawi lagi," tegas Sujiwo.

Lampu Hijau untuk Melapor dan Viral

Menyikapi hal tersebut, Bupati mengacu pada instruksi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang memperbolehkan masyarakat untuk melaporkan atau memviralkan jika ditemukan pelanggaran prosedur atau penyajian menu yang tidak layak.

Sujiwo mengaku telah menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Satgas untuk melakukan pengawasan ketat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya akan membentuk tim khusus untuk memberikan atensi karena kejadian serupa dinilai sudah terlalu marak.

Baca Juga: Karhutla Kembali Muncul di Kubu Raya, Petugas Tetap Berjibaku Padamkan Api Meski Berpuasa

"Jika ditemukan dan terbukti melakukan pelanggaran, kami pastikan akan menindaklanjuti. Rekomendasi sanksi akan kami sampaikan ke Badan Gizi Nasional karena mereka yang berhak mencabut izin atau menyetop operasional penyedia tersebut," tambahnya.

Dua Dapur Resmi Dihentikan

Hingga saat ini, ketegasan pemerintah mulai membuahkan hasil dengan dilaporkannya dua dapur penyedia yang telah diberhentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional.

"Itu merupakan tindakan tegas dari BGN. Di mana ketika ada penyelewengan, penyimpangan, ketidaktidakprofesionalan, dan sikap tidak bertanggung jawab, pasti akan distop dan dicabut izinnya," jelas Bupati.

Pesan Kemanusiaan untuk Penyedia

Di akhir pernyataannya, Bupati Sujiwo mengingatkan bahwa program ini menyangkut kesehatan masa depan anak-anak dan merupakan isu kemanusiaan.

Halaman:

Tags

Terkini