SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA - Dalam upaya mempererat sinergitas serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah yang majemuk, Kapolres Kubu Raya menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama tokoh agama serta tokoh lintas etnis Kabupaten Kubu Raya, Senin 2 Maret 2026 sore.
Kegiatan yang berlangsung di Restoran Nuanza Asri Hotel Alimoer, Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya tersebut dipimpin langsung Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, didampingi Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni, serta dihadiri para Pejabat Utama Polres Kubu Raya.
Turut hadir Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kubu Raya Achmad Fathony, Ketua MUI Kabupaten Kubu Raya K.H. Zamroni Hasan, Ketua PCNU Kabupaten Kubu Raya K.H. Jauhari, perwakilan PGI Kabupaten Kubu Raya Pdt. Henderina, Ketua Walubi Kabupaten Kubu Raya Edy Jonathan, Ketua Matakin Kabupaten Kubu Raya Rudy Leonard, serta sejumlah tokoh lintas etnis dari Melayu, Tionghoa, Madura, Jawa, dan organisasi kemasyarakatan lainnya.
Perkuat Trust Building dan Stabilitas Sosial
Mewakili tokoh agama dan tokoh lintas etnis, Ketua MUI Kabupaten Kubu Raya K.H. Zamroni Hasan menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan memiliki makna strategis dalam membangun komunikasi dan kepercayaan antara unsur ulama, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan.
“Kabupaten Kubu Raya adalah wilayah yang majemuk. Stabilitas sosial menjadi prasyarat utama bagi terpeliharanya ketertiban dan keberlanjutan pembangunan daerah. Kami melihat kolaborasi yang telah terbangun dengan Polres Kubu Raya selama ini menjadi faktor penting dalam menjaga kondusifitas wilayah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas komitmen jajaran kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam momentum keagamaan dan kegiatan masyarakat berskala besar.
“Kami siap terus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan harmonis,” tegasnya.
Kapolres: Stabilitas Tak Bisa Dibangun Sendiri
Sementara itu, Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya bagian dari ibadah di bulan suci Ramadhan, tetapi juga sarana memperkuat komunikasi dan konsolidasi antara Polri dengan tokoh agama serta tokoh lintas etnis,” ujarnya.
Ia menegaskan, dalam dinamika sosial Kabupaten Kubu Raya yang heterogen, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat diwujudkan hanya oleh aparat.
“Stabilitas kamtibmas tidak bisa dibangun sendiri oleh kepolisian. Dibutuhkan dukungan kolektif seluruh elemen masyarakat. Peran ulama dan tokoh lintas etnis sangat signifikan dalam membangun narasi yang menyejukkan, meredam potensi konflik, serta menjaga harmoni sosial,” jelasnya.