Melalui gerakan ini, Muhammadiyah ingin menghadirkan pesan bahwa merawat bumi tidak bisa dilakukan secara eksklusif. Dibutuhkan keberanian untuk melibatkan semua pihak, melampaui sekat-sekat perbedaan, dan memastikan tidak ada yang tertinggal.
Nilai tersebut sejalan dengan spirit Al-Ma’un, yang menegaskan bahwa keimanan harus diwujudkan dalam kepedulian nyata terhadap sesama. Dalam konteks hari ini, kepedulian itu juga berarti menjaga bumi sebagai ruang hidup bersama.
Dari Pontianak, sebuah pesan sederhana namun kuat digaungkan: masa depan lingkungan hanya dapat dijaga jika keadilan sosial dan kepedulian kemanusiaan berjalan beriringan.