Bupati Tanbu Zairullah, Resmi Buka Kegiatan Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar Guru Penggerak

photo author
M. Khairil Ansyari, Siber Kalimantan
- Rabu, 21 Desember 2022 | 18:55 WIB
Bupati Tanah Bumbu, dr. HM. Zairullah Azhar (Poto Khairil)
Bupati Tanah Bumbu, dr. HM. Zairullah Azhar (Poto Khairil)

SIBERKALIMANTAN.COM - Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Zairullah Azhar membuka secara resmi Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar di Mahligai Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (21/12/2022).

Festival tersebut merupakan program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan ke-V Kabupaten Tanah Bumbu.

Dihadiri oleh Kepala Balai Guru Penggerak Kalimantan Selatan Abdul Kamil Marisi, Sekretaris Daerah (Sekda) Tanbu Ambo Sakka, Pejabat Pemkab Tanbu, dan tamu undangan lainnya, Festival Panen Hasil Belajar tersebut berlangsung meriah.

Kepala Dinas Pendidikan Tanbu Eka Sapruddin, mengatakan festival panen raya hasil belajar program pendidikan guru penggerak, merupakan sebuah pendidikan bagi guru yang berorientasi pada perubahan atau tranformasi sistem pendidikan.

Pada lokakarya 7 ini, para calon guru penggerak membagikan berbagai aksi nyata dan program-program yang sudah dilaksanakan kurang lebih 6 bulan, mengikuti pendidikan guru penggerak. Hal tersebut dimaksudkan untuk melihat perubahan positif, yang sudah dirasakan di sekolah calon guru penggerak.

Baca Juga: Kodim 1022 Tanah Bumbu Distribusikan HB-Vit 500 kepada seluruh Babinsa diwilayahnya

Menurut Eka, lokakarya bagi calon guru penggerak ini sangat penting untuk dilaksanakan, karena melalui kegiatan inilah mereka diberi ruang untuk membuktikan, bahwa dengan mengikuti pendidikan guru penggerak maka telah memenuhi kompetensi pemimpin pembelajaran, karena telah mampu menggerakan sebuah ekosistem pembelajaran disekolah dan mampu menjalankan program-program yang benar-benar berdampak bagi para murid disekolah.

“Tujuan digelarnya lokakarya festival panen hasil belajar yaitu calon guru penggerak dapat menjelaskan proses yang dialami dan praktek, baik yang didapatkan selama mengikuti program guru penggerak dan berdampak pada murid. Calon guru penggerak juga dapat menjelaskan saran untuk pengembangan dari para pengunjung, dan juga membagikan hasil pembelajaran selama 6 bulan dan dampaknya kepada diri sendiri serta kepada undangan lokakarya khususnya para kepala sekolah, komunitas daerah, maupun teman sejawat,” ungkap Eka.

Adapun hasil yang diharapkan, melalui festival ini adalah calon guru penggerak mampu menganalisis penerapan program yang dibuat semala 6 bulan, calon guru penggerak mampu mengidentifikasi hasil praktik, baik dilingkungan pelajar maupun sekolah, dan perwakilan calon guru penggerak mampu menyampaikan hasil pembelajaran dikelas berbagi.

Baca Juga: Ternyata kata ANJIR adalah Nama Daerah di Kalsel, Jangan salah Paham Ya

Kepala Balai Guru Penggerak Kalimantan Selatan, Abdul Kamil Marisi mengatakan guru pengerak adalah pasukan khususnya Dinas Pendidikan dan mereka di didik selama berbulan-bulan.

Untuk guru penggerak angkatan 1-4 di didik selama 9 bulan, dan bulan ke 10 melaksanakan panen hasil karyanya. Sedangkan angkatan ke 5 di didik selama 6 bulan, dan bulan ke 7 melaksanakan lokakarya panen hasil belajar, dengan menunjukan produk-produk terbaik dari hasil pembelajaran yang mereka peroleh.

Guru penggerak adalah agen tranformasi bagi ekosistem pendidikan. Mereka memiliki peran diantaranya mendorong peningkatan prestasi akademik siswa, menjadi mentor bagi guru lainnya, mengajar dengan kreatif, dan menjadi teladan bagi yang lainnya.

Sementara itu, Bupati Tanbu HM Zairullah Azhar mengatakan pemerintah daerah sangat bersyukur dan mengapresiasi dilaksanakanya festival panen hasil belajar program pendidikan guru penggerak di Kab Tanbu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Khairil Ansyari

Tags

Rekomendasi

Terkini

X