Kepala SPPG Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab Buntut Dugaan Kasus Keracunan Massal di SMAN 2 Kudus Jawa Tengah

photo author
Junarti Sari Kalsum, Siber Kalimantan
- Rabu, 4 Februari 2026 | 22:59 WIB
Menyoroti insiden viral terkait dugaan kasus keracunan massal di SMAN 2 Kudus, Jawa Tengah. (Instagram.com/@undercover.id)
Menyoroti insiden viral terkait dugaan kasus keracunan massal di SMAN 2 Kudus, Jawa Tengah. (Instagram.com/@undercover.id)

SIBERKALIMANTAN.COM, - Sebagian publik di media sosial, tengah ramai menyoroti ihwal dugaan kasus keracunan massal yang dialami para siswa di SMAN 2 Kudus, Jawa Tengah.

Sebelumnya diketahui, dugaan tersebut mencuat setelah para siswa mengonsumsi makanan yang dibagikan pihak SPPG Purwosari dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 2 Kudus.

Dalam unggahan Instagram @undercover.id, pada Jumat, 30 Januari 2026, terlihat puluhan ambulan yang dilaporkan ke luar dan masuk sekolah tersebut untuk menjemput para siswa yang sakit.

"Pasukan mobil ambulance dikerahkan untuk mengangkut puluhan pelajar di SMA 2 Kudus yang diduga mengalami keracunan massal akibat memakan menu makanan dalam program MBG," tulis postingan itu.

Terkini, dilaporkan sebanyak 118 siswa SMAN 2 Kudus menjalani perawatan di rumah sakit.

Hal itu diungkap Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Jateng, Mustiko Wibowo kepada awak media di Kudus, Jawa Tengah, pada Kamis, 29 Januari 2026.

"Hasil pendataan kami hingga saat ini jumlah siswa yang dirawat mencapai 118 orang dan tersebar di tujuh rumah sakit," kata Mustiko.

Ketujuh rumah sakit tersebut, yakni RSUD Loekmono Hadi Kudus, RS Mardi Rahayu Kudus, RS Sarkies Aisyiyah, RSI Kudus, RS Kumala Siwi, RS Kartika, dan RS Aisyiyah.

Lantas, bagaimana tanggapan dari pihak SPPG Purwosari di Kudus, Jawa Tengah, setelah terjadi peristiwa tersebut? Berikut ulasannya.

Kepala SPPG Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab

Dalam kesempatan berbeda, Kepala SPPG Purwosari, Nasihul Umam menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas dugaan keracunan makanan dari menu MBG yang mengakibatkan ratusan siswa SMAN 2 Kudus harus menjalani perawatan.

"Kami siap bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut, termasuk mengganti biaya pengobatan siswa yang terdampak," ujar Umam kepada awak media di Kudus, pada Jumat, 30 Januari 2026.

Terlebih, Umam meminta maaf atas kejadian ini dan masyarakat diminta bersabar serta menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

"Kami tetap berkomitmen untuk bertanggung jawab penuh dan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang," tegasnya.

Menu MBG Ayam Suwir hingga Kuah Soto

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Junarti Sari Kalsum

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X