SIBERKALIMNATAN.COM, KUBU RAYA - Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya bersama Lembaga Health Security Partner menggelar kegiatan Sosialisasi Imunisasi Kejar, Jum'at, 14 November 2025. Anggota Komisi IV DPRD Kubu Raya, Derahman, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai sosialisasi ini sangat penting, mengingat beberapa waktu lalu masyarakat mengalami pandemi Covid-19 sehingga banyak balita terlambat mendapatkan imunisasi sesuai jadwal.
Dalam kegiatan tersebut juga diperkenalkan penyakit yang kerap menyerang balita, yaitu Japanese Encephalitis (JE), penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk dan dapat menyebabkan peradangan otak.
Derahman menyayangkan rendahnya cakupan imunisasi balita di Kabupaten Kubu Raya. Berdasarkan laporan penyelenggara, Kubu Raya tercatat sebagai salah satu dari tiga kabupaten dengan tingkat imunisasi terendah, yakni baru mencapai 30%, bahkan setara dengan beberapa wilayah di Papua dalam hal keterpenuhan imunisasi anak.
Sebagai anggota Komisi IV yang membidangi kesehatan, Derahman mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk bergandengan tangan memastikan setiap anak di Kubu Raya mendapatkan imunisasi secara terjadwal di Posyandu maupun Puskesmas terdekat.
“Imunisasi ini halal dan baik untuk melindungi anak dari potensi serangan penyakit,” tegas Derahman.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal serta mendorong penguatan anggaran di bidang fasilitas dan infrastruktur kesehatan di Kubu Raya. Ia juga menitipkan pesan kepada seluruh Tenaga Kesehatan dan Kader Posyandu agar senantiasa ikhlas dalam menjalankan tugas, karena merekalah garda terdepan keberhasilan program imunisasi.
Derahman meyakini bahwa dengan semangat Pemerintah Daerah di bawah kepemimpinan Bupati Sujiwo dan Wakil Bupati Sukiryanto, cakupan imunisasi bagi anak-anak di Kabupaten Kubu Raya dapat meningkat dan mencapai target secara menyeluruh.
Artikel Terkait
Bawaslu Sanggau dan Pengadilan Agama Resmi Teken MoU Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu
TIM PKM-RSH FAKULTAS HUKUM UM PONTIANAK LOLOS PIMNAS 38
Mentan Amran Bicara Soal Serakahnomic di Bisnis Beras, Ungkap Penggilingan Kecil Dimatikan hingga Beras Oplosan Dijual Premium
Pigai Bicara Perannya Sejak Masa Perjuangan Prabowo hingga Masuk Kabinet: Saya yang Berjuang
Buka Suara soal Polemik Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Pakar Hukum Teuku Nasrullah Bilang Begini
Satu Awak Kapal KM Margana Sakti Ditemukan Meninggal di Perairan Padang Tikar
Bicara Soal Kekayaan Menteri, Natalius Pigai Singgung Simpanan Puluhan Miliar Pejabat Harus Diragukan
Longsor Cilacap Jadi Pertanda Waspada, Ketahui Retakan 'Tapal Kuda' Pemicu Risiko Tanah Meluncur di Musim Hujan
Rugikan Negara hingga Rp112,35 Miliar, Kemendag Musnahkan Balpres Impor Pakaian Bekas Hasil Sitaan Agustus 2025
Operasi SAR Hari Ketiga Longsor Cilacap: 2 Korban Ditemukan, 17 Masih Dicari