SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA – Bupati Sujiwo menegaskan komitmennya untuk menata kawasan Pasar Melati sekaligus mempercepat pembangunan Pasar Induk sebagai pusat aktivitas ekonomi yang lebih layak dan tertata di Kabupaten Kubu Raya.
Komitmen tersebut disampaikan saat Sujiwo melakukan peninjauan langsung ke Pasar Melati serta sejumlah titik di sepanjang Jalan Adisucipto, Kecamatan Sungai Raya, Kamis 26 Februari 2026. Dalam kunjungan itu, ia didampingi jajaran perangkat daerah terkait guna memastikan kesiapan rencana penataan kawasan pasar dan kemajuan pembangunan Pasar Induk.
Menurut Sujiwo, kondisi Pasar Melati saat ini dinilai sudah tidak representatif dan berpotensi membahayakan, baik dari sisi keselamatan maupun kenyamanan pedagang dan pembeli. Oleh karena itu, pemerintah daerah menargetkan pengaturan dalam waktu dekat melalui relokasi pedagang ke Pasar Induk yang tengah dipersiapkan.
Baca Juga: Ikut Mendampingi Keluarga ABK Fandi yang Dituntut Hukuman Mati karena Sabu 2 Ton ke DPR, Hotman Paris: Dia Baru 3 Hari Naik Kapal
Ia menjelaskan, sebanyak 444 pedagang akan dipindahkan ke Pasar Induk setelah pembangunan rampung. Sementara itu, kawasan Pasar Melati yang terkesan kumuh akan ditata ulang menjadi ruang terbuka hijau dan ruang publik yang lebih tertata serta nyaman bagi masyarakat.
“Peninjauan ini untuk memastikan masyarakat dan pedagang tidak terkejut. Kita tidak langsung membongkar, tapi siapkan dulu tempat relokasi untuk berdagang, baru kemudian kita melakukan pengaturan kawasan,” ujar Sujiwo.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa Pasar Induk dirancang dengan konsep modern, bersih, dan tertata. Fasilitas yang disiapkan meliputi ruang publik, taman, jogging track hingga konsep waterfront city guna meningkatkan daya tarik kawasan sekaligus mendongkrak aktivitas ekonomi warga.
Baca Juga: Kisah Dokter Spesialis Alumni LPDP di Jateng yang Disayang Pasien hingga Tuai Reaksi Positif Warganet di Medsos
“Kita ingin pasar ini bukan hanya tempat jual beli, tetapi menjadi pusat ekonomi yang terintegrasi dengan ruang publik yang nyaman. Pengelolaan sampah juga akan kita tata lebih rapi dan terintegrasi,” tambahnya.
Sujiwo pun mengajak para pedagang untuk mendukung rencana tersebut agar proses pembangunan berjalan lancar. Salah seorang pedagang, Ahui, menyatakan dukungannya terhadap relokasi tersebut. "Saya mendukung kalau dipindahkan ke tempat yang lebih bagus dan tertata. Yang penting kami tetap bisa berdagang dengan nyaman dan pembeli juga merasa aman," ungkapnya.
Dengan pembangunan Pasar Induk ini, pemerintah berharap aktivitas perdagangan di Kubu Raya semakin lancar dan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
Artikel Terkait
Viral Seplastik Makanan Dioper untuk Berbuka Puasa saat Terjebak Macet di Jakbar, Warganet: Ini Gambaran Orang Indonesia yang Saling Berbagi
Ramadan Penuh Kebersamaan, Wakapolres Kubu Raya Rangkul Organisasi Mahasiswa Berbagi Takjil untuk Pengguna Jalan
Viral Warga Mantrijeron Yogyakarta Lumpuhkan Maling Tabung Gas Melon dengan Stik Golf, Netizen: Ditungguin Sampai Ngambil Buat Bukti
Respons Menkeu Purbaya soal Konten Viral Alumni LPDP, dari Pengembalian Dana Beasiswa hingga Blacklist Kerja di Pemerintahan
Viral Kecelakaan 2 Bus TransJakarta Adu Banteng di Jaksel, 24 Orang Jadi Korban
Awal Mula Viral 'Cukup Aku WNI, Anak Jangan' yang Kini Bikin Menkeu Purbaya Ancam Blacklist sang Awardee LPDP
Bangga! Indonesia Punya Sahabat-AI, Platform AI Berbasis Aplikasi yang Paling Ngerti, Paling Indonesia
Setelah Jadi Tersangka Kasus Asusila terhadap Anak di NTT, Piche Kota: Saya Kini Bersuara untuk Keadilan
Kisah Dokter Spesialis Alumni LPDP di Jateng yang Disayang Pasien hingga Tuai Reaksi Positif Warganet di Medsos
Ikut Mendampingi Keluarga ABK Fandi yang Dituntut Hukuman Mati karena Sabu 2 Ton ke DPR, Hotman Paris: Dia Baru 3 Hari Naik Kapal