Ketegasan ini didasari oleh aturan administrasi negara, di mana pemerintah daerah tidak dapat menyalurkan bantuan hibah maupun bansos kepada lembaga yang belum mengantongi izin operasional resmi.
Komitmen untuk Semua Agama
Tidak hanya pesantren, Bupati Sujiwo juga memastikan bahwa perhatian pemerintah daerah bersifat inklusif untuk seluruh pemeluk agama di Kubu Raya, termasuk sekolah minggu dan lembaga pendidikan keagamaan lainnya.
"Tujuannya adalah membangun karakter dan mental spiritual masyarakat, baik itu Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, maupun Konghucu. Semuanya akan kita berikan perhatian," pungkasnya.
Artikel Terkait
Remaja Mujahidin Siapkan 1.000 Porsi Sahur untuk Jamaah I’tikaf di 10 Malam Terakhir Ramadan
SMAN 2 Pamekasan Tolak 1.022 Porsi MBG, Sekolah Sebut Menu Lele Mentah Tak Layak Dibagikan: Demi Keselamatan Anak-anak
Tekan Inflasi Jelang Idulfitri, Pemkab Kubu Raya dan Lanud Supadio Gelar Operasi Pasar di Taman Dirgantara
Sinergi Pemkab Kubu Raya dan Lanud Supadio: Dari Operasi Pasar Hingga Tempat Asrama Jadi Sentra UMKM
Dua ABK Ditemukan Meninggal, Pencarian Korban Kapal Terbalik di Sungai Kapuas Masih Berlanjut
SMA Taman Mulia Gelar Anjangsana Ramadan di Panti Asuhan Amal Jariyah
Pererat Silaturahmi, Bupati Kubu Raya H. Sujiwo Gelar Buka Puasa Bersama Forkopimda, Tokoh Masyarakat dan Sahabat Media di Kediamannya
Jelang Arus Mudik, Agus Sudarmansyah Anggota DPRD Kalbar Ingatkan Warga Cek Keamanan Rumah dan Hindari 'Panic Buying' BBM
Lima Periode di DPRD, Agus Sudarmansyah: Satu Tahun Kepemimpinan "JIKIR" Jiwo-Sukir Setara 15 Tahun Pembangunan
Bupati Sujiwo: Saya dan Pak Wakil Wakafkan Diri untuk Masyarakat Kubu Raya"