Pantau Antrean BBM Jelang Idulfitri, Bupati Sujiwo: Kondisi Mulai Melandai dan Normal

photo author
Sudarsono Ocon, Siber Kalimantan
- Senin, 23 Maret 2026 | 23:30 WIB
Hari Raya Idulfitri, kondisi ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Kubu Raya tengah berada dalam status waspada. Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo
Hari Raya Idulfitri, kondisi ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Kubu Raya tengah berada dalam status waspada. Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo

SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, memastikan kondisi antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayahnya mulai berangsur normal. Hal ini disampaikan setelah dirinya melakukan pemantauan langsung ke lapangan selama tiga hari berturut-turut guna merespons kekhawatiran masyarakat.

​"Saya keliling selama tiga hari berturut-turut, siang dan malam. Pemantauan terakhir hari ini menunjukkan kondisi sudah melandai, bahkan sudah kembali normal," ujar H. Sujiwo saat memberikan keterangan, Minggu 22 Maret 2026.

Baca Juga: Akselerasi Pemenuhan Air Bersih di Kubu Raya: Bupati Sujiwo Kawal Proyek Strategis Senilai Rp93 Miliar

Evaluasi Lintas Sektor

Bupati Sujiwo menekankan bahwa fenomena antrean panjang yang sempat terjadi harus menjadi bahan renungan dan evaluasi bersama bagi seluruh pihak, mulai dari Pertamina, pengelola SPBU, aparat penegak hukum, hingga masyarakat.

Beberapa poin evaluasi utama yang disoroti Bupati antara lain:

  • Kolaborasi Pertamina dan SPBU: Pertamina didesak untuk lebih responsif dan menjamin distribusi yang lancar agar tidak terjadi kekosongan stok di SPBU.​
  • Ketersediaan Pertamax sebagai Solusi: Bupati menyayangkan sempat terjadinya kelangkaan Pertamax. Menurutnya, jika Pertamax tersedia berdampingan dengan Pertalite, masyarakat memiliki pilihan untuk tidak mengantre panjang di jalur subsidi (Pertalite) yang menggunakan sistem barcode.
  • ​Imbauan Anti Panic Buying: Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying) meski kebutuhan menjelang Idulfitri meningkat.
  • Tindakan Tegas bagi Penimbun: Beliau meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas oknum yang memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan BBM di tengah kesulitan masyarakat.

Baca Juga: Wujudkan Wajah Baru Arteri Supadio, Bupati Sujiwo Targetkan Pembangunan Pedestrian dan Jogging Track Berstandar Nasional

Komitmen Pemerintah Daerah

​Sebagai kepala daerah, H. Sujiwo juga berkomitmen untuk terus mengevaluasi kinerja pemerintah dalam melakukan pemantauan dan koordinasi rutin dengan pihak penyedia energi.

​"Pasti ada miss (miskomunikasi) di sini, dan ini menjadi catatan penting untuk kita bersama. Mari kita jaga momentum Idulfitri ini dengan saling bersinergi agar persoalan antrean panjang ini tidak terulang kembali," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sudarsono Ocon

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X