SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, memastikan kondisi antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayahnya mulai berangsur normal. Hal ini disampaikan setelah dirinya melakukan pemantauan langsung ke lapangan selama tiga hari berturut-turut guna merespons kekhawatiran masyarakat.
"Saya keliling selama tiga hari berturut-turut, siang dan malam. Pemantauan terakhir hari ini menunjukkan kondisi sudah melandai, bahkan sudah kembali normal," ujar H. Sujiwo saat memberikan keterangan, Minggu 22 Maret 2026.
Evaluasi Lintas Sektor
Bupati Sujiwo menekankan bahwa fenomena antrean panjang yang sempat terjadi harus menjadi bahan renungan dan evaluasi bersama bagi seluruh pihak, mulai dari Pertamina, pengelola SPBU, aparat penegak hukum, hingga masyarakat.
Beberapa poin evaluasi utama yang disoroti Bupati antara lain:
- Kolaborasi Pertamina dan SPBU: Pertamina didesak untuk lebih responsif dan menjamin distribusi yang lancar agar tidak terjadi kekosongan stok di SPBU.
- Ketersediaan Pertamax sebagai Solusi: Bupati menyayangkan sempat terjadinya kelangkaan Pertamax. Menurutnya, jika Pertamax tersedia berdampingan dengan Pertalite, masyarakat memiliki pilihan untuk tidak mengantre panjang di jalur subsidi (Pertalite) yang menggunakan sistem barcode.
- Imbauan Anti Panic Buying: Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying) meski kebutuhan menjelang Idulfitri meningkat.
- Tindakan Tegas bagi Penimbun: Beliau meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas oknum yang memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan BBM di tengah kesulitan masyarakat.
Komitmen Pemerintah Daerah
Sebagai kepala daerah, H. Sujiwo juga berkomitmen untuk terus mengevaluasi kinerja pemerintah dalam melakukan pemantauan dan koordinasi rutin dengan pihak penyedia energi.
"Pasti ada miss (miskomunikasi) di sini, dan ini menjadi catatan penting untuk kita bersama. Mari kita jaga momentum Idulfitri ini dengan saling bersinergi agar persoalan antrean panjang ini tidak terulang kembali," pungkasnya.
Artikel Terkait
Hari Ke-3 Pencarian, Tim SAR Temukan Penumpang KM Sulawesi yang Jatuh di Sungai Kapuas
Camat Batu Ampar Lakukan Inspeksi Mendadak (sidak) BBM H+1 Pasca Lebaran Di Wilayah Padang Tikar Dan Sekitarnya
Perkuat Sinergi, PLN UID Kalbar Tegaskan Media Sebagai Mitra Strategis dalam Mengawal Kelistrikan
Lasarus Ungkap 3 Program Prioritas Kubu Raya 2026: Jalan, Air Bersih, dan Sampah Jadi Fokus Utama
Percepat Pembangunan Infrastruktur, Pemkab Kubu Raya Fokus pada Jalan Poros Ekonomi dan Air Bersih
Akselerasi Cakupan Air Bersih: Perumda Tirta Raya Kubu Raya Targetkan 43,5% Layanan di 2030
Hari Ke-3 Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Anak Tenggelam di Sungai Kapuas
Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Landak
Wujudkan "Wajah" Baru Arteri Supadio, Bupati Sujiwo Targetkan Pembangunan Pedestrian dan Jogging Track Berstandar Nasional
Akselerasi Pemenuhan Air Bersih di Kubu Raya: Bupati Sujiwo Kawal Proyek Strategis Senilai Rp93 Miliar