SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya tengah bersiap melakukan transformasi besar-besaran terhadap kawasan Jalan Arteri Supadio (Ahmad Yani II). Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, S.E., M.Sos., menegaskan komitmennya untuk membangun fasilitas pedestrian atau trotoar modern yang juga berfungsi sebagai jogging track guna meningkatkan estetika dan kualitas hidup masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Sujiwo usai menerima kunjungan kerja Ketua Komisi V DPR RI beserta jajaran Direktur Jenderal (Dirjen), Direktur, dan Kepala Balai dan Kementerian PUPR, bertempat di Aula Bupati Kubu Raya.
Sinergi Pusat dan Daerah untuk Wajah Bandara
Bupati Sujiwo mengungkapkan bahwa pembangunan pedestrian di Jalan Arteri Supadio menjadi salah satu atensi utama dalam pertemuan tersebut. Mengingat statusnya sebagai jalan nasional yang dikelola oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), koordinasi intensif terus dilakukan.
"Saya terus berkomunikasi dengan pihak Balai Jalan Nasional, terutama kepada Pak Candra selaku Kepala Balai. Alhamdulillah, untuk desainnya sudah selesai. Sekilas saya melihat sudah oke," ujar Sujiwo.
Baca Juga: Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Landak
Ia menambahkan, desain detail tersebut rencananya akan dipublikasikan kepada masyarakat dalam waktu dekat. "Nanti setelah Lebaran ini, kami akan minta BJN untuk menayangkan desainnya agar masyarakat bisa melihat rencana besar ini," imbuhnya.
Jaminan Pembebasan Lahan 100 Persen
Menyadari bahwa proyek besar seringkali terkendala lahan, Sujiwo memberikan jaminan penuh bahwa Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan mengambil tanggung jawab maksimal dalam urusan non-teknis tersebut.
"Kami pastikan 100 persen pembebasan lahan akan kami lakukan secara tuntas dan clear. Setelah itu baru kita bicara tentang pengalokasian anggaran. Di sinilah pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, Balai, dan Komisi V DPR RI," tegasnya.
Menurut Sujiwo, urgensi pembangunan ini sangat tinggi karena Jalan Arteri Supadio merupakan gerbang utama menuju Bandara Internasional Supadio. Ia menilai ada ketimpangan estetika yang cukup mencolok jika dibandingkan dengan Jalan Ahmad Yani I di Kota Pontianak, padahal keduanya berada dalam satu ruas jalan nasional yang sama.
Baca Juga: Akselerasi Cakupan Air Bersih: Perumda Tirta Raya Kubu Raya Targetkan 43,5% Layanan di 2030
"Ini adalah ruas jalan yang menghubungkan ke airport, sehingga menjadi hal yang sangat penting dan mendesak. Mohon doanya agar kami bisa mengawal ini sampai terealisasi trotoar yang bisa berfungsi untuk pejalan kaki maupun masyarakat yang ingin olahraga jogging," kata Sujiwo.
Ambisi Menuntaskan 334 KM Jalan Poros Ekonomi
Selain isu pedestrian, Bupati Sujiwo juga memaparkan visi besarnya mengenai pembangunan infrastruktur jalan di seluruh wilayah Kubu Raya. Ia menargetkan penyelesaian "Jalan Poros Ekonomi" sepanjang kurang lebih 334 kilometer dalam satu periode kepemimpinannya bersama Wakil Bupati.
Artikel Terkait
Usai Viral Ditembak 'Rudal', 3 Toko yang Diduga Jualan Tramadol di Jaktim Dilaporkan Mulanya Berkedok Kosmetik
Salak Busuk dan Berbelatung, Viral Keluhan Wali Murid di Pekalongan soal Menu MBG Ramadan
Hari Ke-3 Pencarian, Tim SAR Temukan Penumpang KM Sulawesi yang Jatuh di Sungai Kapuas
Camat Batu Ampar Lakukan Inspeksi Mendadak (sidak) BBM H+1 Pasca Lebaran Di Wilayah Padang Tikar Dan Sekitarnya
Perkuat Sinergi, PLN UID Kalbar Tegaskan Media Sebagai Mitra Strategis dalam Mengawal Kelistrikan
Lasarus Ungkap 3 Program Prioritas Kubu Raya 2026: Jalan, Air Bersih, dan Sampah Jadi Fokus Utama
Percepat Pembangunan Infrastruktur, Pemkab Kubu Raya Fokus pada Jalan Poros Ekonomi dan Air Bersih
Akselerasi Cakupan Air Bersih: Perumda Tirta Raya Kubu Raya Targetkan 43,5% Layanan di 2030
Hari Ke-3 Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Anak Tenggelam di Sungai Kapuas
Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Landak