SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kubu Raya terus masif melakukan edukasi keselamatan berkendara bagi generasi muda. Kali ini, jajaran kepolisian menyambangi SMP Kristen Imanuel di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.
Kegiatan bertajuk "Police Go To School" ini menyasar para pelajar untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai tata tertib berlalu lintas serta membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.
Edukasi Larangan Knalpot Brong hingga Balap Liar
Dalam sosialisasinya, personel Satlantas Polres Kubu Raya menekankan pentingnya mematuhi aturan jalan raya sejak usia dini. Materi yang disampaikan meliputi:
Baca Juga: Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership, PLN Borong 11 PROPER Emas KLH 2025
Larangan penggunaan kendaraan bermotor bagi siswa di bawah umur, baik saat berangkat sekolah maupun dalam aktivitas sehari-hari.
Larangan penggunaan knalpot brong yang memicu polusi suara dan mengganggu ketertiban umum.
Bahaya balap liar yang kerap melibatkan remaja dan berisiko fatal pada keselamatan nyawa.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kanit Kamsel Iptu Fachri bersama Ipda Ya' Rudi Gunawan, Briptu Tajul Ilmi, Bripda Andri Imam Arianto, Bripda Kurniadi, dan Bripda Yulianingsih. Kehadiran tim disambut hangat oleh Kepala Sekolah SMP Kristen Imanuel, jajaran dewan guru, serta ratusan siswa-siswi.
Membangun Citra Polri sebagai Sahabat Anak
Selain edukasi teknis, kegiatan ini bertujuan menciptakan citra positif Polri sebagai sahabat anak. Dengan pendekatan yang humanis, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif antara guru, orang tua, dan siswa dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.
Kasat Lantas Polres Kubu Raya, Iptu Judi Effendhy, yang disampaikan oleh Kasubsi Penmas Aiptu Ade, menegaskan bahwa penanaman karakter disiplin harus dimulai dari bangku sekolah.
Baca Juga: Pasca Lebaran, Camat Batu Ampar Pastikan Harga Tiket Speedboat dan BBM Mulai Normal
"Melalui kegiatan Police Go To School ini, kami berharap siswa-siswi SMP Kristen Imanuel dapat menanamkan pemahaman sejak dini tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Kesadaran yang dibangun sejak usia dini adalah kunci membentuk generasi yang disiplin, patuh aturan, serta memiliki kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan raya," ujar Ade dalam keterangannya, Kamis 9 April 2026.
Harapan bagi Masyarakat Luas
Artikel Terkait
Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Riam Kecala Sanggau
Mahasiswa BEM KB Untan Gelar Aksi di DPRD Kalbar, Desak Penuntasan Kasus Kekerasan Aparat
Buka Muskab III Perbakin Kubu Raya 2026-2030, Wagub Krisantus Tekankan Peningkatan Infrastruktur dan Atlet Profesional
Wagub Kalbar Desak Pemerintah Pusat Alihkan Jalur Nasional di Sanggau Pasca Kecelakaan Bus DAMRI
Muskab III Perbakin Kubu Raya 2026-2030, Sujiwo Tegaskan Pentingnya Kaderisasi
STAI Al-Haudl Ketapang Resmi Diserahkan kepada Muhammadiyah
FOMDA Kalbar Dorong Peran Pemuda Tingkatkan IPM Melalui Layanan Kesehatan
Aliansi Mahasiswa POLNEP Gelar Aksi di Depan Rektorat, Tuntut Transparansi dan Integritas Kampus
Pasca Lebaran, Camat Batu Ampar Pastikan Harga Tiket Speedboat dan BBM Mulai Normal
Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership, PLN Borong 11 PROPER Emas KLH 2025