daerah

Pesantren Ramadan di LPKA Sungai Raya, Ruang Pembinaan Spiritual dan Penguatan Karakter Anak Binaan

Jumat, 6 Maret 2026 | 05:32 WIB
Yayasan Sentra Pemuda Khatulistiwa bekerja sama dengan LPKA Kelas II Sungai Raya menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadhan bagi anak-anak binaan

SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA – Dalam suasana penuh khidmat bulan suci Ramadhan, Yayasan Sentra Pemuda Khatulistiwa bekerja sama dengan LPKA Kelas II Sungai Raya menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadhan bagi anak-anak binaan.

Kegiatan ini berlangsung pada 26–28 Februari 2026 dan ditutup dengan buka puasa bersama pada 4 Maret 2026 di lingkungan LPKA Kelas II Sungai Raya.

Pesantren Ramadhan tersebut dihadirkan sebagai ruang pembinaan spiritual sekaligus penguatan karakter bagi anak-anak binaan selama bulan suci.

Baca Juga: Kuasa Hukum Sebut Penetapan Ketua Bawaslu Pontianak sebagai Tersangka Terlalu Dini

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mengikuti pembelajaran secara intensif melalui sesi penyampaian materi, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi ringan yang membangun.

Materi yang diberikan meliputi latihan adzan, tilawah Al-Qur’an, serta murojaah surat-surat pendek. Melalui latihan adzan, peserta didorong untuk membangun keberanian, rasa percaya diri, dan kesiapan tampil di depan umum.

Tilawah Al-Qur’an menjadi sarana melatih ketekunan, konsistensi, serta penghayatan terhadap nilai-nilai spiritual. Sementara murojaah surat pendek membantu memperkuat daya ingat, kedisiplinan, dan kesabaran dalam proses belajar.

Ketua Yayasan Sentra Pemuda Khatulistiwa, Uray Emma Yaniaries Nalaprana, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca atau melantunkan ayat suci, tetapi juga membentuk mental dan karakter anak-anak binaan.

Baca Juga: Polres Kubu Raya Gelar Buka Puasa Bersama OKP, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

“Melalui latihan adzan, peserta didorong untuk membangun keberanian, rasa percaya diri, dan kesiapan tampil di depan umum. Tilawah Al-Qur’an menjadi sarana melatih ketekunan, konsistensi, serta penghayatan terhadap nilai-nilai spiritual.

Sementara murojaah surat pendek membantu memperkuat daya ingat, kedisiplinan, dan kesabaran dalam proses belajar,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran diri, memperkuat akhlak, serta membangun harapan dan semangat baru bagi setiap anak agar tetap memiliki arah dan cita-cita setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Pesantren Ramadhan juga menjadi momentum refleksi bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk bertumbuh, memperbaiki diri, dan menata masa depan secara lebih baik.

Baca Juga: Pertegas Komitmen Toleransi, Bupati Sujiwo Sambangi Pura Giripati Mulawarman Jelang Nyepi

Pada penutupan kegiatan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama pada 4 Maret 2026, beberapa peserta yang menunjukkan konsistensi, kesungguhan, dan perkembangan positif selama proses pembelajaran menerima apresiasi sebagai bentuk penghargaan atas usaha yang telah mereka lakukan.

Apresiasi tersebut diberikan bukan untuk membandingkan satu dengan yang lain, melainkan sebagai penguatan bahwa setiap proses belajar yang dijalani dengan sungguh-sungguh layak dihargai dan diapresiasi.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pembinaan yang holistik, tidak hanya secara hukum dan sosial, tetapi juga secara spiritual dan moral bagi anak-anak binaan di LPKA Kelas II Sungai Raya.

Terkini