Dari total panjang jalan poros kabupaten yang mencapai 665 kilometer, Pemkab Kubu Raya telah mengidentifikasi ruas-ruas vital yang memiliki dampak ekonomi paling signifikan.
"Target saya bersama Pak Wabup, dalam satu periode kepemimpinan kurang lebih 5 tahun, kami ingin menuntaskan jalan poros ekonomi ini. Kami sangat membutuhkan dorongan dari teman-teman Komisi V DPR RI seperti Pak Lasarus, Pak Syarief Abdullah, Pak Boyman Harun, dan Pak Yuliansyah yang selama ini sangat luar biasa memberikan atensi," jelasnya.
Efek Domino Pembangunan Infrastruktur
Bupati Sujiwo menjelaskan mengapa ia begitu "ambisius" dalam mengejar ketertinggalan infrastruktur jalan. Baginya, jalan yang mantap adalah kunci utama kesejahteraan rakyat.
"Kenapa namanya Jalan Poros Ekonomi? Karena ketika jalan terbangun, pergerakan ekonomi terjadi. Jika ekonomi bergerak, pertumbuhan meningkat, dan dampaknya langsung pada kesejahteraan masyarakat," urai Sujiwo.
Ia meyakini bahwa infrastruktur yang baik akan membawa perubahan pada sektor lain:
- Pendidikan & Kesehatan: Kualitas layanan akan membaik seiring akses yang mudah.
- Lapangan Kerja: Munculnya peluang usaha baru yang menekan angka pengangguran.
- Pengentasan Kemiskinan: Peningkatan pendapatan masyarakat secara otomatis menurunkan angka kemiskinan.
"Inilah alasan mengapa saya sangat ambisius mewujudkan ini. Dampaknya luar biasa bagi masa depan Kubu Raya," tutupnya.