Untuk menunjang proses identifikasi, KTP Pohon menggunakan kategori warna untuk menandai kondisi pohon. Terdapat empat kategori warna yang digunakan pada barcode tersebut.
Warna putih untuk informasi dasar, hijau untuk pohon sehat, kuning untuk kondisi kurang sehat, serta merah untuk pohon beresiko.
Informasi kategori warna juga dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat saat berkegiatan di luar ruangan. Masyarakat dapat melihat potensi berbahaya yang akan timbul di dekat pohon dengan kategori warna merah.
“Jadi masyarakat bisa menghindari parkir mobil di bawah pohon yang kurang sehat dan berisiko roboh, contohnya,” pungkas Kepala UPTD Penghijauan dan Pemeliharaan Pohon DPKP Kota Bandung.
Program KTP Pohon merupakan langkah awal Kota Bandung dalam penggunaan teknologi guna menunjang keamanan serta edukasi publik.*
Artikel Terkait
Kisah Guru NTT yang Akhirnya Jadi PPPK Usai Videonya Ditanggapi Prabowo: Sampai Tidak Bisa Berjalan, Sa Baru Berhenti Mengajar
FH UM Pontianak Gelar Seminar MK, Hadirkan Hakim Mahkamah Konstitusi Ridwan Mansyur
Evaluasi Pengelolaan Hutan Mencuat usai Rentetan Bencana di Sumatera, DPR Jadwalkan Rapat Khusus dengan Kementerian Kehutanan
Melihat Dampak Bencana Meluas, Cak Imin Minta Pemerintah Lakukan ‘Taubatan Nasuha’ dalam Kebijakan
Bawaslu Kubu Raya Terima Kunjungan KPU untuk Matangkan Persiapan Rapat Pleno PDPB Triwulan IV 2025
Bawaslu Kubu Raya Awasi Langsung Pleno PDPB Triwulan IV 2025 di Kantor KPU
Kantor SAR Pontianak Raih Humanity Action Award di Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah
Bawaslu Kubu Raya Terima Muhammadiyah Award di Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah
Hidimu Kalbar Resmi Dilantik, Muhammadiyah Siapkan Langkah Besar untuk Gerakan Inklusi Disabilitas
Gembong Sabu 5 Triliun Dibekuk di Kamboja, BNN: Ini Penyelamatan 8 Juta Jiwa