2.500 Warga Mengungsi
Secara terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono melaporkan jumlah warga kini berada di lokasi pengungsian setelah curah hujan ekstrem memicu banjir bandang, tanah longsor, dan luapan sungai.
"Ada 2.500 warga yang mengungsi ke lokasi pengungsian yang telah disediakan," ujar Rahmat dalam keterangan resminya di Lubuk Basung, Agam, Sumbar, pada Sabtu, 29 November 2025.
Terkait hal itu, pemerintah daerah (Pemda) di Kabupaten Agam juga disebut telah menyiapkan fasilitas dan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban bencana.
Titik-titik Lokasi Pengungsian
Ribuan warga yang mengungsi tersebar di beberapa kecamatan yang terdampak paling parah oleh bencana alam ini.
Di Kecamatan Ampek Koto, sekitar 600 orang harus meninggalkan rumah mereka akibat luapan sejumlah sungai yang deras.
Di wilayah Kelurahan Dalam, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, sekitar 100 warga mengungsi karena akses jalan terputus total.
Mereka kini menempati Kantor Wali Nagari Pasia Laweh yang dijadikan posko pengungsian.
Fasilitas ini menjadi tempat berlindung sementara bagi para korban bencana.
Bencana banjir bandang juga melanda Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, menyebabkan ratusan warga mengungsi.
Selain itu, di Anak Aia Kasiang, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, ratusan orang mengungsi ke Kantor Wali Nagari setelah pemukiman mereka terendam banjir.
Situasi serupa terjadi di Malalak Timur dan Labuhan, Nagari Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, ratusan warga dilaporkan mengungsi ke halaman kantor camat akibat banjir.
26 Dapur Umum Berdiri
Pemda setempat dilaporkan telah mengambil langkah sigap untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.
Artikel Terkait
Pemerintah Lakukan Modifikasi Cuaca untuk Kurangi Curah Hujan dan Tekan Risiko Bencana Susulan
Menkeu Purbaya Singgung Citra Buruk Bea Cukai di Masyarakat, Sebut Bisa Dibekukan dan Diganti SGS
PRIMARAYA Dorong UMKM Desa Bintang Mas Naik Kelas Lewat Seminar Kewirausahaan
IFG Libatkan 400 Mahasiswa Bangun Kesadaran ESG melalui Edukasi Keuangan Berkelanjutan
IFG Dorong Pengembangan Industri Asuransi Berbasis Riset dan Customer Centricity melalui Research Dissemination 2025
YBM PLN Apresiasi Guru di Mempawah pada Peringatan Hari Guru Nasional 2025
DPR Dorong SIM Berlaku Seumur Hidup, Sebut Perpanjangan Hanya Membebani Publik
Suara dari Borneo: Organisasi Sipil Desak Moratorium Izin Tambang di Kalimantan
Lazismu Kalbar Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Sasar 300 Warga Pontianak
Tragedi Banjir Bandang di Kabupaten Agam Telan 74 Korban Jiwa: Tersebar pada 5 Kecamatan, 78 Orang Masih Hilang