Bahlil menyebut, seluruh material untuk memperbaiki gardu listrik, menara SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) dan kebutuhan lainnya sudah tersedia.
"Material untuk memperbaiki tower-tower yang jatuh sudah ada," ujar Bahlil dalam keterangan resminya di Jakarta, pada Kamis, 4 Desember 2025.
"Saya sudah minta ke PLN, InsyaAllah seluruh jaringan listrik clear hari Jumat,” sambungnya.
Kendati demikian, kondisi cuaca menjadi tantangan besar dalam perbaikan jaringan listrik di daerah yang terisolir imbas bencana banjir bandang hingga longsor.
Selama masa perbaikan jaringan listrik di Tapteng, Kementerian ESDM disebut akan mengerahkan genset 6000 watt sebanyak 40 unit.
Bahlil menyebut, target itu akan dapat tercapai bila kondisi cuaca mendukung.
"Ini bukan pekerjaan mudah. Tolong doakan cuaca bagus," tandasnya.*
Artikel Terkait
Minimnya Pengajaran Agama di Teluk Nibung Jadi Sorotan, Mahasiswa KKN STIT Darul Ulum Luncurkan Program Penguatan Keagamaan
KREASI Ketapang Terapkan Pendidikan Perubahan Iklim Berbasis PjBL di SD Negeri 16 Benua Kayong
PLN UID Kalbar Kirim Relawan Terbaik: Menyalakan Listrik, Menyalakan Harapan di Aceh
Mahfud MD: Bencana di Sumatera Dipicu Ulah Manusia dan Kebijakan Negara yang Kurang Cermat
Bupati Aceh Timur Ceritakan Momen Mencekam saat Warganya 3 Hari Terjebak Banjir: Jika Tak Diterobos, Mereka Kelaparan
PLN Terus Kebut Siang Malam Perbaiki Jalur Listrik Langsa-Pangkalan Brandan, Penopang Pemulihan Kelistrikan Aceh
DevFest Bandung 2025: Sukses Selenggarakan Acara Teknologi Terbesar Se-Nusantara
Arah Gerak NU Dipertanyakan, Mahfud MD Menilai PBNU Kini Berubah Layaknya ‘PTNU’
Wafat di Usia 61 Tahun, Epy Kusnandar Tinggalkan Jejak Kenangan saat Berjualan Bersama Istri Tercinta
Jaga Marwah Laporkan Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban ke KPK