KREASI Ketapang Terapkan Pendidikan Perubahan Iklim Berbasis PjBL di SD Negeri 16 Benua Kayong

photo author
Samsul Cah, Siber Kalimantan
- Kamis, 11 Desember 2025 | 09:33 WIB
KREASI Ketapang Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah melaksanakan praktik pendidikan perubahan iklim di SD Negeri 16 Benua Kayong, Rabu 10 Desember 2025.
KREASI Ketapang Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah melaksanakan praktik pendidikan perubahan iklim di SD Negeri 16 Benua Kayong, Rabu 10 Desember 2025.

SIBERKALIMANTAN.COM, KETAPANG - Tim KREASI Ketapang Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah melaksanakan praktik pendidikan perubahan iklim berbasis Project Based Learning (PjBL) di SD Negeri 16 Benua Kayong, Rabu 10 Desember 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pendampingan sekolah-sekolah terpilih dalam program KREASI serta upaya memberikan pemahaman lingkungan sejak usia dini.

Kegiatan berlangsung melalui berbagai rangkaian, mulai dari penyerahan tong sampah, poster edukasi perubahan iklim lengkap dengan frame akrilik, hingga bibit tanaman.

Baca Juga: IMM Pontianak Gelar Sosialisasi KUHP Baru, Dorong Budaya Hukum Bersih dan Pencegahan KKN

Program kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon dan penyampaian materi pengenalan perubahan iklim oleh perwakilan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI).

Kepala SD Negeri 16 Benua Kayong, Hosna, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas dipilihnya sekolah mereka dalam program KREASI.

KREASI Ketapang Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah melaksanakan praktik pendidikan perubahan iklim berbasis Project Based Learning (PjBL) di SD Negeri 16 Benua Kayong, Rabu 10 Desember 2025.
KREASI Ketapang Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah melaksanakan praktik pendidikan perubahan iklim berbasis Project Based Learning (PjBL) di SD Negeri 16 Benua Kayong, Rabu 10 Desember 2025.

“Pada hari ini, sekolah kita menjadi tempat pelaksanaan kegiatan bersama Tim Kreasi dalam acara Perubahan Iklim yang nantinya akan disampaikan kepada para narasumber. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu sekalian, serta anak-anak semua, di tempat yang sederhana ini,” ujarnya.

Baca Juga: Diskusi P4GN di Rasau Jaya Satu Tekankan Pentingnya Aktivitas Positif bagi Remaja

Sementara itu, Koordinator Program KREASI, Santoso Setio, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pencapaian program tahun pertama.

Dari enam sekolah terpilih, SD Negeri 16 Benua Kayong menjadi salah satu sekolah yang mendapatkan pendampingan khusus setelah melalui proses penilaian ketat.

“Dari enam sekolah yang terpilih, salah satunya SD 16 Benua Kayong. Salah satu indikator penilaian kami adalah video praktik pembelajaran pendidikan perubahan iklim yang dibuat oleh para guru,” tuturnya.

Baca Juga: Anak 10 Tahun Hilang Saat Bermain, Tim SAR Pontianak Temukan Korban dalam Kondisi Meninggal Dunia

Ia menambahkan bahwa guru SDN 16 Benua Kayong, Isnawati Kurniawati, menjadi salah satu peserta dengan video praktik terbaik.

Perwakilan Dinas Perumahan, Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Ketapang, Irwandi, turut memberikan apresiasi terhadap inisiatif KREASI.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Samsul Cah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X