"Di bawah ancaman senjata api, korban terpaksa menuruti permintaan pelaku," ungkapnya.
"Para pelaku juga mengaku sebagai anggota Polda Metro Jaya, sehingga membuat korban ketakutan dan tidak berani melawan," imbuh postingan tersebut.
Akhirnya, setelah uang korban berhasil dikuras, korban diturunkan dan dipesankan ojek menuju Plaza Pondok Gede.
"Namun, setibanya di lokasi, korban mendapati sepeda motornya telah raib dibawa kabur pelaku," tutupnya.*
Artikel Terkait
Basarnas Pontianak Resmi Tutup LATDAS SAR Angkatan CXXI Tahun 2025
Penolakan Milad Muhammadiyah di Sampang Tuai Keprihatinan, Pemuda Muhammadiyah Kalbar: Jangan Terulang di Daerah Lain
Fauzi Purwolaksono Siap Bertanding di ASEAN Para Games 2026 Thailand
Insiden Maut di Peusangan Selatan: Boat Pengangkut Barang Terbalik, 1 Orang Masih Dalam Pencarian
Kebunnya Hancur Diterjang Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang: Hancur Hati Saya Mengingat Kejadian Ini
Ketua KPID Kalbar Tekankan Peran Penyiaran Lokal dalam Menjaga Identitas Budaya Daerah
Evaluasi Akhir Tahun 2025 KPID Kalbar: Penyiaran Lokal Didorong Jadi Penjaga Identitas Budaya di Era Digital
Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Dukung Penuh Derahman sebagai Ketua KNPI
Meski Telah Berpisah dengan Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Diam-diam Beri Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera
Lalui 66 KM Jalan Kaki, Pria Ini Nekat dari Sibolga ke Tarutung Demi Kabarkan Keluarga Selamat dari Banjir