Kapolresta Sleman Ngaku Keliru
Dalam kesempatan yang sama, Edy Setyanto selaku Kapolresta Sleman sempat meminta maaf ihwal penanganan kasus yang menjerat Hogi Minaya.
“Pada kesempatan ini kami mohon maaf pada seluruh masyarakat Indonesia dan utamanya kepada Mas Hogi dan Ibu Arsita,” kata Edy.
Edy menyatakan, dirinya memahami tindakan yang dilakukan Hogi. Menurutnya, dalam peristiwa itu, polisi hanya ingin melihat kepastian hukum.
"Pada kesempatan ini mohon maaf apabila dalam penanganan kami ada yang salah, karena kami pada saat paparan kami sampaikan bahwa apa yang dirasakan saudara Hogi itu sama sebenarnya yang kami rasakan," tutur Edy.
"Pada saat itu kami hanya mau melihat kepastian hukum. Namun, rupanya penerapan pasalnya kami mungkin kurang tepat," tandasnya.*
Artikel Terkait
Kondisi Aceh Tengah 2 Bulan Pascabanjir: Warga Kampung Jamat Krisi Air hingga Perpanjangan Masa Tanggap Darurat
Kepala SPPG Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab Buntut Dugaan Kasus Keracunan Massal di SMAN 2 Kudus Jawa Tengah
Insiden Bom Molotov di SMPN 3 Kubu Raya, FKDM Kalbar dan Psikolog Minta Evaluasi Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Pontianak Dorong Penguatan Program MBG Berbasis One Health
Lahan Sengketa Diukur Tanpa Undangan, Korban Pertanyakan Prosedur BPN Kubu Raya
Operasi Keselamatan Kapuas 2026 Mulai 2 Februari, Polisi Utamakan Edukasi Keselamatan Jalan
Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi UMP Dorong Penguatan Program MBG Berbasis One Health
Tim SAR Gabungan Cari Bocah 4 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Sekayam
Ingatkan Pendidikan Jadi Prioritas bagi Korban Bencana Sumatera, Pendakwah Salim A Fillah Upayakan Anak-anak Bisa Terus Belajar
Insiden Viral Keracunan Massal di SMAN 2 Kudus: Siswa Antre Panjang di Kamar Mandi, 52 Ambulan Berdatangan