Bersedia untuk Dialog
Secara terpisah, Pandji sempat mengajak kepada para pelapor kasus dugaan penistaan agama atas materi stand up comedy Mens Rea untuk duduk bareng berdialog untuk menyelesaikan pelaporan tersebut.
Hal itu disampaikan Pandji yang didampingi pengacaranya, Haris Azhar setelah dicecar 63 pertanyaan sebagai saksi terlapor dalam lima laporan polisi yang diselidiki Polda Metro Jaya, pada Jumat, 6 Februari 2026.
"Saya sama Haris berkata tentu alangkah lebih baik kalau kita duduk bareng dan mencoba untuk menyampaikan maksudnya. Selalu terbuka kok," terang Pandji.
Pandji menilai, lewat ruang dialog bisa lebih efektif dalam menyelesaikan sebuah masalah yang dikarenakan ketidaksesuaian penangkapan makna dari hasil karya seni, termasuk materi stand up comedy.
"Secara historikal juga ada terlalu banyak bukti yang menunjukkan bahwa dalam sebuah kesalahpahaman atau ada ketidaksesuaian penangkapan makna dari karya seni saya," tutur Pandji.
"Saya selalu bersedia untuk dialog," tukasnya.*
Artikel Terkait
Polda DIY Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman usai Jadikan Tersangka Suami yang Bela Istrinya dari Penjambret
Personel Satlantas Polres Kubu Raya Diserbu Keceriaan Siswa TK di Sungai Ambawang
KPID Kalbar Sosialisasikan Pedoman Peliputan Cap Go Meh 2026 kepada Lembaga Penyiaran
Pleno Setengah Kepengurusan Remaja Mujahidin Kalbar Evaluasi Kinerja Satu Tahun
Melalui Forum Diskusi, ISI Soroti Persaingan AS-China dan Tantangan Keamanan Kawasan Indo-Pasifik
Pengakuan Jujur Beby Prisillia yang Sempat Cemas saat Onad Terjerat Kasus Narkoba, Merasa Suaminya Tak Mampu Hidup Mandiri
PJKB Terima Kunjungan Muhibah Paguyuban Jawa Sarawak Malaysia, Dorong Kolaborasi Budaya dan Ekonomi
Cerita Warga Lampung Timur Nyebrang Sungai Pakai Perahu Gegara Proyek Jembatan Mangkrak hingga Akhirnya Direspon Bupati
Dump Truk Tabrakan dengan Truk Tangki CPO di Trans Kalimantan, Sopir Meninggal Dunia
Mahasiswa Angkatan Perdana Bisnis Digital FEB UM Pontianak Lulus dengan Proyek Usaha Nyata, Bukti Lulusan Siap Jadi Entrepreneur