Dituding Bikin Pasar Tandingan, Ibu Pedagang Sayur di NTT Ini Diminta Tutup Lapak Barang Jualan di Rumah Sendiri

photo author
Junarti Sari Kalsum, Siber Kalimantan
- Jumat, 27 Februari 2026 | 17:26 WIB
Menyoroti viralnya insiden petugas Satpol PP yang menutup paksa lapak jualan pedagang sayuran di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Instagram.com/@fakta.indo)
Menyoroti viralnya insiden petugas Satpol PP yang menutup paksa lapak jualan pedagang sayuran di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Instagram.com/@fakta.indo)

"Iya kami tahu, makanya kami sampaikan, tidak diperkenankan berjualan barang ini sudah terpusat,

Terlebih, Pemda setempat telah menyediakan tempat khusus bagi para pedagang untuk berjualan.

"Tolong diangkat ini (barang dagangan), angkat sudah ini," seru petugas Satpol PP lainnya.

Berjualan demi Kebutuhan Anak

Perdebatan kian memanas, setelah petugas Satpol PP meminta ibu penjual sayur itu untuk mematuhi aturan yang dikeluarkan pemerintah daerah (Pemda) setempat.

"Jangan bikin pasar tandingan di sini, tolong hargai pemerintah, bukan semaunya seperti ini," kata seorang petugas Satpol PP.

Kendati demikian, sang ibu menolak karena upayanya berdagang demi mencukupi kebutuhan anaknya.

"Kita menjual ini untuk menambah sedikit agar bisa membiayai sekolah anak-anak," tandasnya.

Sampai dengan Minggu, 22 Februari 2026, pukul 15.30 WIB, postingan tersebut telah disukai oleh 84,7 ribu pengguna Instagram.

Hingga kini, belum ada keterangan lanjutan dari pihak otoritas setempat usai viralnya insiden tersebut.*

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Junarti Sari Kalsum

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X