Di samping itu, Tyas dikenal sebagai pendiri sekaligus CEO Sustaination.
Sustaination adalah sebuah platform yang mengangkat isu gaya hidup berkelanjutan melalui edukasi dan kurasi produk ramah lingkungan.
Tyas mulai merintis perusahaannya pada 2018, semasa dirinya tinggal di Belanda.
Setelah kembali ke Indonesia, Sustaination berkembang menjadi toko daring yang menyeleksi berbagai produk berkelanjutan agar lebih mudah diakses oleh masyarakat luas.
Buntut dari polemik ini, Tyas telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui akun media sosialnya.
Akui Ucapannya Berasal dari Emosi Pribadi
Secara terpisah, Tyas mengklarifikasi terkait ucapan 'cukup saya yang WNI, anak jangan', melalui akun Threads pribadinya, pada Sabtu, 21 Februari 2026.
“Sehubungan dengan unggahan saya sebelumnya yang memuat kalimat cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan," ungkapnya.
"Dengan ini saya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat yang merasa tersakiti, tersinggung, maupun tidak nyaman atas pernyataan tersebut,” sambung Tyas.
Awardee LPDP itu menjelaskan, unggahan tersebut dipicu oleh kondisi emosional pribadi.
“Pernyataan tersebut lahir sepenuhnya dari rasa kecewa, lelah, dan frustrasi pribadi saya sebagai Warga Negara Indonesia terhadap berbagai kondisi yang saya rasakan,” ucap Tyas.
Meski begitu, Tyas mengakui kesalahannya dalam berkomunikasi di ruang publik.
“Saya menyadari bahwa kekecewaan tersebut tidak seharusnya disampaikan dengan cara yang berpotensi melukai perasaan banyak orang," terangnya.
"Terlebih berkaitan dengan identitas kebangsaan yang kita junjung bersama," tandasnya.*
Artikel Terkait
Bermula dari Letupan Kecil, Petasan Tetiba Meledak-ledak dari Dalam Rumah di Sleman hingga Bikin Atapnya Gosong Terbakar
Luna Maya Curhat Kondisi Aceh Belum Pulih usai Bencana, namun Salut dengan Semangat Warga saat Lewati Masa Sulit
Tragis di Rasau Jaya! Pasutri Lansia Tewas Usai Motor Tabrak Truk Mundur di Jalan Sultan Agung
Diduga jadi Korban Penganiayaan Senior hingga Tewas, Ini Pesan Terakhir Bripda DP kepada sang Ibu saat Sahur
Viral Kawanan Gajah Liar Masuk ke Area Mess Karyawan di Riau, Robohkan Tembok hingga Rusak 3 Unit Motor
Viral Seplastik Makanan Dioper untuk Berbuka Puasa saat Terjebak Macet di Jakbar, Warganet: Ini Gambaran Orang Indonesia yang Saling Berbagi
Ramadan Penuh Kebersamaan, Wakapolres Kubu Raya Rangkul Organisasi Mahasiswa Berbagi Takjil untuk Pengguna Jalan
Viral Warga Mantrijeron Yogyakarta Lumpuhkan Maling Tabung Gas Melon dengan Stik Golf, Netizen: Ditungguin Sampai Ngambil Buat Bukti
Respons Menkeu Purbaya soal Konten Viral Alumni LPDP, dari Pengembalian Dana Beasiswa hingga Blacklist Kerja di Pemerintahan
Viral Kecelakaan 2 Bus TransJakarta Adu Banteng di Jaksel, 24 Orang Jadi Korban