Keluhan dalam video yang viral hingga lebih dari 2,4 juta penayangan itu juga menyoroti jam buka lapangan padel.
Baca Juga: Gus Miftah Buka Puasa Bareng Pekerja Colosseum Jakarta, Kembali Berdakwah di Klub Malam
Pemilik akun menyebut bahwa sehari-hari, aktivitas sudah berlangsung sejak pagi hingga malam.
“Mereka ini berisik dengan teriakan sampai di kamar gue dari jam 7 pagi sampai jam 12 malam. Mereka ini mau meraup keuntungan sebesar-besarnya tapi nggak mau berinvestasi membuat tembok dan peredam yang proper,” paparnya.
Lebih lanjut, pihak pengelola sempat membuat tembok, tapi terbuat dari seng yang masih membuat suara bocor ke luar.
“Tolong kalau bikin usaha jangan yang mengganggu seperti ini, gue nggak bisa tidur, jam 00.30 WIB masih bangun karena teriak-teriak lalu jam 7 pagi teriak-teriak lagi,” tegasnya.
Baca Juga: Cerita Korban Banjir Desa Geudumbak Aceh Utara, Bertahan di Pohon Kelapa saat Air Menerjang: Sehari Semalam Tanpa Makan dan Minum
Ia juga meminta saran kepada warganet apa saja langkah yang harus diambil untuk menangani kebisingan tersebut.
“Mumpung padel-padel ini lagi viral, please yang bisa bantuin, gue harus jalan kemana? Ke kelurahan ayok aja,” tandasnya.
Artikel Terkait
Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam KM Dharma Ferry II
Kapolres Kubu Raya Klarifikasi Kasus Viral “Kakek Jadi Tersangka”: Proses Hukum Sudah Sesuai Prosedur dan Diuji Praperadilan
Ribuan Warga Sumenep Booking Tempat Tarawih Sejak Siang, Ternyata Ada Tradisi Tahunan Bagi-bagi Amplop Rp300 Ribu
FOMDA Kalbar Soroti Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, Dorong Fase Akselerasi
FEBI IAIN Pontianak Perpanjang Kerja Sama dengan BEI, Perkuat Ekosistem Pasar Modal Syariah
Menyoroti Viralnya Keluhan Warga soal Telur Rebus MBG Ada Kotoran Ayam di Magetan, Komplain agar Pelaksanaan Lebih Baik
Cerita Korban Banjir Desa Geudumbak Aceh Utara, Bertahan di Pohon Kelapa saat Air Menerjang: Sehari Semalam Tanpa Makan dan Minum
Gus Miftah Buka Puasa Bareng Pekerja Colosseum Jakarta, Kembali Berdakwah di Klub Malam
Kejati Jatim Hentikan Kasus Guru Honorer di Probolinggo yan Sempat Jadi Tersangka usai Diduga Terima Gaji Dobel
Alami Patah Tulang Akibat Kecelakaan, Kakek Asal Malang Ini Justru Tak Menyerah dengan Ciptakan ‘Robot’ untuk Bantu Jualan