Lebih dari itu, Ferry menyoroti, masyarakat terdidik memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas ruang publik.
"Dengan kemampuan berpikir kritis yang dimilikinya, mereka diharapkan mampu meluruskan disinformasi, menenangkan perbedaan," jelas Ferry.
"Serta mendorong dialog yang rasional, beradab, dan berlandaskan fakta," imbuhnya.
Ferry mengungkapkan, dalam situasi sosial yang kompleks, suara kaum terdidik seharusnya menjadi sumber kejernihan.
"Pada akhirnya, pendidikan harus selalu berjalan seiring dengan integritas," ungkapnya.
Oleh karena itu, Ferry menjelaskan tanggung jawab masyarakat terdidik tidak hanya terletak pada kecakapan berpikir, tetapi juga pada keteladanan sikap, kejujuran intelektual, dan keberpihakan pada kepentingan publik.
"Kemajuan suatu bangsa tidak hanya diukur dari jumlah orang terdidiknya, tetapi dari sejauh mana kelompok terdidik tersebut bersedia memikul tanggung jawab sosialnya," sebut Ferry.
"Pendidikan menemukan maknanya yang sejati ketika ia digunakan untuk membangun masyarakat yang lebih adil, beradab, dan bermartabat," tandasnya.*
Artikel Terkait
Hadiah Akhir Tahun 2025, PLN Hadirkan Pembangkit EBT di Kalimantan Barat
Danantara Sinergikan BUMN Bangun Huntara di Aceh Tamiang, PLN Sambung Listrik untuk Semua Rumah dan Fasum
Bupati Sujiwo Resmikan Bundaran Gaforaya pada Malam Pergantian Tahun 2026
Tugu Bundaran Gaforaya Resmi Diresmikan, Jadi Kado Akhir Tahun bagi Masyarakat Kubu Raya
Deretan Film Indonesia Merajai Bioskop Sepanjang 2025, “Jumbo” Jadi Film Terlaris Tahun 2025
Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Upaya Temukan Kakek Toni di Sajingan
Fakta di Balik Sosok John Herdman yang Resmi Tangani Timnas Indonesia, Pernah Antar Kanada ke Piala Dunia Qatar 2022
Sebelum Didapuk Jadi Pelatih Garuda, John Herdman Pernah Punya Cerita Menarik dengan Sosok Ismael Kone di Timnas Kanada
Pemidanaan Zina di KUHP Baru: Delik Aduan dan Tantangan Kebebasan Privat
Pilkada Dipilih DPRD, Demokrasi Dipertaruhkan? Akademisi Tegas Menolak