SIBERKALIMANTAN.COM, - Sedang viral di media sosial, seorang pria di Desa Karangkobar, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah diduga diam-diam merekam tetangganya saat mandi.
Menurut keterangan anak korban, pelaku sudah melakukan aksinya selama bertahun-tahun.
Aksinya ketahuan pada Oktober 2025 dan sudah melakukan laporan ke pihak berwajib, tapi tak mendapatkan respon.
Melalui akun Instagram @rahayuning__, sejumlah video terkait kasus tersebut diunggah dan meminta bantuan kepada warganet untuk memviralkan.
Dugaan Aksi Pelaku Rekam Diam-diam Sudah Bertahun-tahun
Dalam video yang diunggah pada Jumat, 20 Februari 2026, anak korban meminta bantuan untuk mengawal kasus ibunya yang menjadi korban rekaman diam-diam yang dilakukan oleh tetangga dekat sendiri.
Baca Juga: Bupati Kubu Raya Sujiwo Gelar Buka Puasa Bersama Forkopimda, Perkuat Sinergi Antar Lembaga
“Awal mula kejadian pada hari Kamis, 2 Oktober 2025, pada pukul 16.00 WIB setelah ibu saya selesai mandi dan mengambil wudhu dalam keadaan belum memakai handuk, ibu saya mendapati handphone yang terlihat di lubang ventilasi udara sedang merekam ibu saya,” tulisnya dalam keterangan unggahan itu.
“Kemudian pada saat melihat HP tersebut ibu saya berteriak, pelaku pun langsung mengambil HP tersebut. Lalu, saya mengecek keadaan di luar ternyata pelaku sudah tidak ada,” imbuhnya.
Ia kemudian mendapat laporan dari adiknya, bahwa temannya yang merupakan anak diduga pelaku pernah bercerita di HP ayahya ada video korban sedang mandi.
Cerita tersebut terjadi pada tahun 2024 saat adiknya kala itu masih kelas 4 SD dan temannnya atau anak diduga pelaku duduk di kelas 1 SD.
“Kemudian keesokan harinya pada hari Jumat, 3 Oktober 2025 pukul 12.00 WIB, saya dan adik saya menemui anak dari si pelaku dan meminjam HP pelaku untuk memastikan kebenaran tersebut,” terangnya.
“Benar, saya mendapati bukti bukti video ibu saya yang sedang mandi. Tapi hanya beberapa video yang bisa saya rekam menggunakan HP saya. Rumah kami berdampingan, kamar mandinya pun bersebelahan hanya berjarak setengah meter, imbuhnya.
Terduga Pelaku adalah Ketua RT, Memasang HP dari Kamar Mandi Rumahnya
Artikel Terkait
Mirip Marriage Market di China, Viral Fenomena Rocadoh di Mall yang Jadi Ajang Cari Jodoh pada Pusat Belanja RI
Usulan MBG Diganti Uang Rp15 Ribu Selama Puasa, Ingat Lagi Skema Pembagian MBG saat Ramadan yang Disesuaikan dengan Penerima Manfaat
Kurir Sabu via Jasa Kargo Dibekuk Satresnarkoba Polres Kubu Raya, Pelaku Mengaku Sudah Tiga Kali Kirim ke Jakarta
Sadis! Remaja Pepet Motor Korban Lalu Gasak Tas, Duitnya Buat Beli Inex
Siswa Pelempar Molotov di Kubu Raya Dipastikan Tetap Bisa Ikut Ujian Akhir, Hak Pendidikan Dijamin
Polres Kubu Raya Rilis Pengungkapan Kasus Januari–Februari 2026, Komitmen Ciptakan Situasi Aman Jelang Ramadan dan Lebaran
Satreskrim Polres Kubu Raya Rilis Capaian Januari–Februari 2026: Ungkap Curas, Curanmor, Karhutla hingga Kasus PMI Ilegal
Kasus Meninggalnya Bocah 12 Tahun di Sukabumi, Ayah Kandung NS Sebut Istrinya Pernah Melakukan Tindakan Penganiayaan Setahun Lalu
Ayah NS Ceritakan Momen saat Beri Uang Rp50 Ribu Sebelum Kembali ke Pondok, Ungkap Cita-cita sang Anak yang Ingin jadi Kiai
Bupati Kubu Raya Sujiwo Gelar Buka Puasa Bersama Forkopimda, Perkuat Sinergi Antar Lembaga