KREASI MU Kayong Utara Gelar Pelatihan Praktik Baik Peningkatan Literasi dan Numerasi

photo author
Samsul Cah, Siber Kalimantan
- Senin, 2 Februari 2026 | 11:14 WIB
KREASI MU Kayong Utara Gelar Pelatihan Praktik Baik Peningkatan Literasi dan Numerasi
KREASI MU Kayong Utara Gelar Pelatihan Praktik Baik Peningkatan Literasi dan Numerasi

SIBERKALIMANTAN.COM, KAYONG UTARA – Program KREASI MU Kabupaten Kayong Utara kembali menggelar kegiatan Pelatihan Praktik Baik dalam Peningkatan Literasi dan Numerasi di Satuan Pendidikan, Jumat 30 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Mahkota, Kabupaten Kayong Utara, dan diikuti oleh para pendidik dari berbagai satuan pendidikan.

Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian pelatihan sebelumnya yang telah dilaksanakan oleh KREASI MU Kayong Utara. Fokus utama kegiatan adalah memperkuat pemahaman guru dalam menerapkan praktik-praktik baik pembelajaran literasi dan numerasi yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas belajar siswa.

Baca Juga: KREASI Kayong Utara Gelar Dialog Publik Penguatan Forum Anak, PATBM, dan Satgas TPPK

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, Purwati, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi tenaga pengajar secara berkelanjutan. Menurutnya, setiap pelatihan yang telah dilaksanakan harus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan sebelumnya. Harapannya, seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan dapat menjadi sebuah peningkatan kompetensi tenaga pengajar di Kabupaten Kayong Utara,” ujar Purwati.

Baca Juga: Program KREASI Muhammadiyah Ketapang Gelar Dialog Pendidikan Perkuat Riset dan Praktik Berbasis Bukti

Dalam kesempatan tersebut, Purwati juga menekankan pentingnya dokumentasi dalam proses pembelajaran. Ia menyebutkan bahwa dokumentasi pengajaran menjadi salah satu indikator dalam penilaian kinerja guru, sekaligus sebagai bahan refleksi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Selain itu, ia menegaskan bahwa penilaian terhadap siswa harus berbasis data yang akurat. Data tersebut, menurutnya, sangat penting sebagai bahan evaluasi dan perencanaan pembelajaran pada tahun ajaran berikutnya.

“Penilaian siswa harus berbasis data, sehingga dapat digunakan sebagai bahan evaluasi yang tepat untuk perbaikan pembelajaran di tahun ajaran selanjutnya,” tambahnya.

Baca Juga: Program KREASI Muhammadiyah Ketapang Gelar Dialog Pendidikan Perkuat Riset dan Praktik Berbasis Bukti

Melalui pelatihan ini, KREASI MU Kayong Utara berharap para pendidik dapat menerapkan praktik baik yang diperoleh dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga peningkatan literasi dan numerasi di satuan pendidikan dapat terwujud secara berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Samsul Cah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X