SIBERKALIMANTAN.COM, PONTIANAK - Upaya pencegahan perilaku merokok di kalangan remaja kembali diperkuat melalui kegiatan edukasi yang dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 1 Pontianak pada Senin, 10 November 2025. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 11.30 WIB ini diikuti oleh 30 siswa dan menghadirkan metode pendekatan pendidik sebaya sebagai strategi utama.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Wakil Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 1 Pontianak, Sugeng Rayatno, yang menyampaikan dukungan penuh pihak sekolah terhadap program edukasi kesehatan, khususnya pencegahan perilaku merokok pada remaja.
Setelah pembukaan, panitia membagikan buku saku bahaya merokok bagi remaja kepada seluruh peserta. Selanjutnya, siswa mengerjakan pretest selama 15 menit untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal mereka terkait pengaruh teman sebaya dan bahaya merokok.
Materi pertama tentang pengaruh teman sebaya disampaikan oleh Ahmad Irsyad Jamaludin selama 60 menit. Penyampaian materi berlangsung interaktif dan diselingi sesi ice breaking selama 15 menit untuk menjaga antusiasme siswa.
Materi kedua mengenai bahaya merokok bagi remaja dibawakan oleh Dedi Alamsyah selama 60 menit. Dalam pemaparannya, Dedi menekankan pentingnya pemahaman remaja terhadap risiko kesehatan jangka panjang akibat rokok, termasuk bagaimana pengaruh lingkungan dapat memperkuat atau mencegah kebiasaan tersebut.
Setelah seluruh materi disampaikan, siswa kembali mengerjakan post-test dengan tujuan melihat perubahan pengetahuan dan sikap setelah mendapatkan edukasi serta buku saku.
Dedi Alamsyah menjelaskan bahwa berdasarkan hasil uji paired samples test, program ini terbukti memberikan dampak signifikan. “Diketahui ada pengaruh teman sebaya terhadap bahaya merokok pada siswa remaja dengan nilai sig (2-tailed) 0,000 baik pada pretest maupun post-test. Nilai 95% Confidence Interval menunjukkan rentang lower 6,024365–upper 9,509 serta lower 5,974–upper 11,692,” ujarnya.
Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman siswa setelah mengikuti rangkaian kegiatan.
Sepanjang jalannya acara, siswa terlihat sangat bersemangat dan aktif berpartisipasi hingga kegiatan berakhir. Panitia kegiatan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, serta seluruh guru SMP Muhammadiyah 1 Pontianak yang telah memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya edukasi ini.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan remaja semakin sadar akan bahaya merokok dan mampu saling menguatkan melalui peran pendidik sebaya untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan bebas rokok.
Artikel Terkait
Seminar dan Bedah Buku “Surya di Khatulistiwa” Meriahkan Milad Muhammadiyah ke-113 di Kalimantan Barat
Lazismu Kalimantan Barat Berpartisipasi dalam Kitabisa NGO Summit 2025 untuk Perkuat Kapasitas, Kolaborasi, dan Digitalisasi Layanan Zakat
Seminar “Peluang dan Tantangan Bagi UMKM di Era Digital” Digelar di Aula Kantor Wali Kota Singkawang
Yayasan SEPAKAT Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual di SMP Negeri 12 Sungai Raya
Kapolres Kubu Raya Gelar Tatap Muka Bersama Tokoh Lintas Elemen, Bahas Kamtibmas dan Penguatan Pokdar
Adian Napitupulu Beberkan Fakta Buruk Industri Tekstil: 3.781 Liter Air untuk Sebuah Jeans dan 20 Persen Polusi Udara
BAM DPR Bongkar Aliran Impor Pakaian Bekas Hanya 0,5 Persen dari Total Barang Tekstil Ilegal yang Masuk ke RI
Aksi “Kalbar Menggugat” Desak Pembenahan Infrastruktur dan Pengesahan Regulasi Penting, Mahasiswa Long March ke DPRD Provinsi
Dosen Hukum UM Pontianak, Immada, Kritik Keras Pengesahan UU KUHAP
Kubu Raya Raih Juara 2 Kategori Ekowisata di Anugerah Pesona Indonesia Awards 2025