Mewakili suara warga, Haikal meminta intervensi nyata dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, khususnya instansi terkait.
"Kami mengharapkan kepada pemerintah atau pihak terkait, dalam hal ini Dinas Perhubungan, supaya bisa menyikapi hal tersebut," tegasnya. Harapan utama warga adalah adanya standarisasi harga yang transparan dan pengawasan ketat di lapangan agar tarif tiket kembali normal seperti sedia kala.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu langkah konkret dari otoritas pelabuhan dan Dinas Perhubungan untuk melakukan audit tarif di jalur trayek Batu Ampar guna mencegah praktik spekulasi harga yang merugikan publik.
Artikel Terkait
Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Landak
Wujudkan "Wajah" Baru Arteri Supadio, Bupati Sujiwo Targetkan Pembangunan Pedestrian dan Jogging Track Berstandar Nasional
Akselerasi Pemenuhan Air Bersih di Kubu Raya: Bupati Sujiwo Kawal Proyek Strategis Senilai Rp93 Miliar
Pantau Antrean BBM Jelang Idulfitri, Bupati Sujiwo: Kondisi Mulai Melandai dan Normal
Viral Surat Berkop SPPG Tangsel Berisi 8 Klausul Pelaksanaan MBG, dari Denda Ompreng Hilang hingga Larangan Posting ke Medsos
Abu Janda Kena Skakmat Feri Amsari saat Debat soal Palestina, Aktivis pro-Israel Itu Terpancing Emosi Lalu Diusir
Mantapkan Pengamanan Mudik, Kapolres Kubu Raya Pastikan Kesiapan Medis hingga Arus Lalin di Pospam
Beredar Rekaman CCTV Gerombolan Orang Ketuk Pintu-pintu Kamar Kos di Medan, Diduga Maling yang Nyamar Jadi Tamu
Jeritan Warga Pesisir: Harga Tiket Speedboat Padang Tikar–Rasau Jaya Meroket Sepihak, Dishub Didesak Bertindak
Detik-detik Kecelakaan Maut di Kubu Raya: Minibus Hilang Kendali Sebelum Tabrak Truk