Polda Kalbar Kerahkan Lebih dari 5.000 Personel dalam Operasi Lilin Kapuas 2025, Fokuskan Pengamanan Humanis dan Pelayanan Kemanusiaan

photo author
Sudarsono Ocon, Siber Kalimantan
- Selasa, 30 Desember 2025 | 15:39 WIB
Kasubbid Penmas Polda Kalbar, AKBP Prinanto menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Kasubbid Penmas Polda Kalbar, AKBP Prinanto menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

SIBERKALIMANTAN.COM, PONTIANAK - Dalam rangka menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) menggelar Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Kapuas 2025. Operasi ini berlangsung sejak 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan mengedepankan pendekatan pelayanan humanis, sosial kemanusiaan, dan spiritual.

Kasubbid Penmas Polda Kalbar, AKBP Prinanto, menjelaskan bahwa Operasi Lilin Kapuas tahun ini melibatkan total 5.226 personel gabungan, terdiri dari 3.586 personel Polri dan 1.640 personel lintas instansi, di antaranya TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, serta unsur terkait lainnya.

“Seluruh kekuatan ini telah dirangkai dalam strategi pengamanan terpadu. Sebelum operasi berjalan, kami juga telah melaksanakan rapat lintas sektoral bersama seluruh stakeholder untuk membahas kesiapan dalam melayani masyarakat,” ujar AKBP Prinanto saat diwawancarai awak media.

Ia menegaskan, Operasi Lilin Kapuas 2025 memiliki perbedaan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, Polda Kalbar lebih menekankan pelayanan kemanusiaan, dengan fokus pada aspek sosial dan spiritual masyarakat selama momentum Natal dan Tahun Baru.

“Fokus kita bukan hanya pengamanan, tetapi bagaimana masyarakat merasa dilayani, dilindungi, dan nyaman saat menjalankan ibadah Natal maupun merayakan pergantian tahun,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, ribuan personel tersebut disebar untuk mengamankan berbagai objek vital, mulai dari gereja, terminal, pelabuhan, bandara, hingga pusat-pusat keramaian dan lokasi perayaan masyarakat.

Polda Kalbar juga mendirikan 70 pos

pengamanan dan pelayanan yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Pos-pos tersebut terdiri dari 41 Pos Pengamanan (Pos PAM), 19 Pos Pelayanan, dan 10 Pos Terpadu.
“Di Kota Pontianak terdapat 9 pos, kemudian 8 pos di wilayah Polres Kubu Raya, 3 pos di Mempawah, dan tersebar hingga ke daerah perbatasan seperti Kapuas Hulu dan Kayong Utara, di mana Kayong Utara sendiri memiliki 5 Pos PAM,” terang AKBP Prinanto.

Ia memastikan seluruh rangkaian operasi hingga saat ini berjalan lancar. Dua puncak pengamanan utama, yakni Malam Natal dan Malam Pergantian Tahun Baru, telah dipetakan sejak awal. Untuk Malam Natal, situasi di Kalbar terpantau aman dan kondusif.

“Alhamdulillah, malam Natal telah kita lewati dengan aman dan sentosa. Tidak ada kejadian menonjol yang mengganggu aktivitas masyarakat,” ungkapnya.

Menjelang Malam Tahun Baru, tim Operasi Lilin Kapuas masih terus bekerja penuh, melakukan patroli dan pengamanan di berbagai lokasi strategis. Polda Kalbar juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api maupun petasan sebagai bentuk empati terhadap saudara-saudara sebangsa yang sedang mengalami musibah di sejumlah daerah seperti Aceh, Medan, Padang, dan wilayah di Jawa Timur.

“Kebijakan ini merupakan instruksi langsung dari pimpinan, agar perayaan tahun baru dilakukan secara sederhana, aman, dan penuh empati,” katanya.

Selain itu, Polda Kalbar juga memperketat pengawasan terhadap peredaran narkoba dan potensi tindak kejahatan lainnya. AKBP Prinanto menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup, dengan melibatkan personel berseragam maupun tidak berseragam.

“Kami memiliki target operasi yang jelas. Personel sudah bergerak ke lokasi-lokasi yang dicurigai rawan peredaran narkoba maupun tindakan asusila. Ini dilakukan bersama BNN, jajaran Polres, serta dukungan masyarakat,” tegasnya.

Patroli intensif telah dilakukan sejak awal operasi dan akan terus ditingkatkan hingga malam pergantian tahun, terutama pada jam-jam rawan. Polda Kalbar berharap seluruh rangkaian pengamanan ini dapat mencegah masyarakat menjadi korban maupun pelaku kejahatan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sudarsono Ocon

Sumber: siberkalimantan.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X