Super Flu H3N2 Subclade K Ditemukan di Sejumlah Wilayah Indonesia, Masyarakat Diminta Waspada

photo author
Samsul Cah, Siber Kalimantan
- Rabu, 7 Januari 2026 | 09:52 WIB
Hingga awal tahun 2026, virus influenza A (H3N2) subclade K atau yang kerap disebut super flu telah ditemukan di sejumlah wilayah di Indonesia.
Hingga awal tahun 2026, virus influenza A (H3N2) subclade K atau yang kerap disebut super flu telah ditemukan di sejumlah wilayah di Indonesia.

SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA — Hingga awal tahun 2026, virus influenza A (H3N2) subclade K atau yang kerap disebut super flu telah ditemukan di sejumlah wilayah di Indonesia. Penyakit ini merupakan varian dari virus influenza A tipe H3N2, tepatnya subclade K, yang dikenal memiliki tingkat penularan cukup tinggi.

Kepala Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuan Besar Syarif Idrus (TBSI) Kabupaten Kubu Raya, Dokter Asep Ahmad Saefullah, menyampaikan bahwa super flu sangat mudah menular karena penyebarannya melalui udara.

“Karena penularannya sangat mudah, yaitu lewat udara, maka semua kelompok masyarakat berpotensi tertular. Terutama kelompok yang memiliki daya tahan tubuh rendah seperti bayi dan anak-anak, lansia, serta ibu hamil,” ujar Asep 6/1/26.

Baca Juga: Doraemon Resmi Berakhir Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun Temani Minggu Pagi

Ia menjelaskan, masyarakat perlu segera mendapatkan penanganan medis apabila mengalami gejala flu berat, seperti sulit bernapas, demam tinggi hingga 40 derajat Celsius, sesak napas, nyeri dada seperti terhimpit, penurunan kesadaran, nyeri kepala hebat, dehidrasi, serta gejala yang tidak kunjung membaik dalam 3 hingga 4 hari.

Selain itu, masyarakat juga diimbau waspada jika mengalami gejala lain yang tidak biasa, seperti nyeri otot parah, nyeri sendi berat, dan kelelahan ekstrem.

“Jika mengalami gejala-gejala tersebut, segera bawa pasien ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut,” tegasnya.


Baca Juga: Serangan AS ke Venezuela Dinilai Langgar Hukum Internasional, Akademisi: Venezuela Negara Berdaulat

Sebagai langkah pencegahan, Dokter Asep menekankan bahwa vaksinasi flu menjadi cara paling efektif untuk menekan risiko penularan. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk disiplin menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Langkah pencegahan yang dianjurkan antara lain:

Melakukan vaksinasi flu

Mencuci tangan secara rutin dengan sabun dan air mengalir

Menggunakan masker, terutama saat sakit

Menghindari kontak dengan orang yang sedang sakit

Menjaga jarak dengan orang lain

Menggunakan hand sanitizer bila tidak tersedia air dan sabun

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Samsul Cah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X