SIBERKALIMANTAN.COM, - Beredar video di media sosial (medsos) yang menyebutkan tradisi unik para warga di Sumenep, Jawa Timur dalam momentum Ramadan 1447 Hijriah.
Dalam unggahan Instagram @undercover.id, pada Minggu, 22 Februari 2026, disebutkan, ribuan warga mengantre panjang demi membooking atau memastikan ketersediaan tempat di area masjid, sejak siang hari.
Hal itu, agar warga bisa melaksanakan ibadah tarawih Ramadan di tahun 2026 ini.
"Ribuan warga Sumenep booking tempat tarawih sejak jam 2 siang," demikian tertulis dalam postingan tersebut.
Diketahui, antrean panjang tersebut terjadi di sekitar Musala Wakaf Abdullah, Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Kota, Sumenep.
Terlihat dalam video yang beredar, ruas jalan di depan masjid tampak dipenuhi warga yang hendak mengikuti salat tarawih malam pertama Ramadan.
Kepadatan jemaah bahkan meluber hingga ke badan jalan di wilayah setempat.
Usut punya usut, antusiasme warga itu bukan hanya karena momen tarawih perdana, tetapi juga berkaitan dengan pembagian zakat mal kepada jemaah berupa uang tunai Rp300 ribu per orang.
Berdasarkan informasi di lapangan, pembagian amplop Rp300 ribu itu telah secara rutin dilakukan setiap Ramadan, hingga sudah dianggap menjadi tradisi tahunan.
Baca Juga: Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam KM Dharma Ferry II
Zakat Mal dari Said Abdullah
Zakat mal yang dibagikan untuk warga Sumenep tersebut diketahui berasal dari politisi senior PDI Perjuangan, MH Said Abdullah, yang kembali menyalurkannya kepada ribuan jemaah pada Ramadan 1447 Hijriah.
Zakat mal itu dibagikan dalam bentuk uang tunai Rp 300 ribu yang dikemas dalam amplop putih polos tanpa logo maupun gambar.
Dalam pembagiannya, warga perlu sabar mengantre panjang setelah melaksanakan salat tarawih.
Artikel Terkait
Fenomena Lubang Raksasa di Aceh Tengah: Jalan Alternatif Warga Sudah Ditutup hingga BRIN yang Menolak Menyebut Sebagai Sinkhole
3 Bulan Pascabanjir, Warga Desa Sulum di Aceh Tamiang Masih Bertahan dengan Air Sungai yang Keruh untuk Kebutuhan Sehari-hari
20 Mahasiswa UMY Tuntaskan KKN di Pontianak, PWM Kalbar Harap Pengabdian Berlanjut ke Daerah Lain
LPDP Beberkan Riwayat Studi DS usai Viral Postingan ‘Cukup Saya WNI, Anak Jangan’ di Jagat Medsos
Semarak Ramadan 1447 H, Aisyiyah Kubu Raya Berbagi Pakaian Layak Pakai untuk Warga
Bawaslu Kalbar Gandeng Kanwil Kemenag Perluas Edukasi Pengawasan Demokrasi
Ramadan Penuh Kebersamaan, Festival Mancing Kubu Raya Satukan Warga Jelang Berbuka
Sujiwo Tekankan Kedekatan Emosional Pemerintah dan Masyarakat Saat Safari Ramadan di Parit Baru
Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam KM Dharma Ferry II
Kapolres Kubu Raya Klarifikasi Kasus Viral “Kakek Jadi Tersangka”: Proses Hukum Sudah Sesuai Prosedur dan Diuji Praperadilan