SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kalimantan Barat terus memantapkan konsolidasi organisasi hingga ke akar rumput. Dalam kegiatan konsolidasi yang digelar di Kubu Raya, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalbar, H. Sujiwo , S.E., M.Sos., menegaskan pentingnya profesionalisme, kedisiplinan, serta penguatan sistem kerja terukur dalam tubuh partai, Minggu 1 Maret 2026.
Dalam penyampaiannya, Sujiwo menegaskan bahwa PDI Perjuangan merupakan partai pelopor dan modern yang telah memiliki standar manajemen terukur, termasuk sertifikasi ISO. Oleh karena itu, menurutnya, kinerja seluruh jajaran partai harus dapat diukur dan dievaluasi secara objektif.
“PDI Perjuangan adalah partai pelopor, partai modern, dan sudah mendapatkan sertifikat ISO. Maka salah satunya, kinerja teman-teman ini harus terukur,” tegas Sujiwo.
Berlakukan Sistem Reward and Punishment
Memasuki periode kedua kepemimpinan Ketua DPD , Sujiwo menyampaikan bahwa manajemen organisasi akan diperkuat melalui penerapan sistem reward and punishment bagi seluruh struktur partai, mulai dari tingkat DPD, DPC, PAC, ranting, hingga anak ranting, termasuk badan dan sayap partai.
“Kita akan memberlakukan reward and punishment. Yang berprestasi, kita berikan apresiasi. Tetapi ketika ada kinerja yang asal-asalan, jiwa pengabdiannya tidak ada, militansinya tidak ada, loyalitasnya juga tidak jelas, maka pasti kita akan melakukan evaluasi,” ujarnya.
Menurutnya, sistem ini bukan semata-mata untuk menghukum, melainkan sebagai bentuk pembinaan organisasi agar tetap solid dan disiplin. Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh terhadap setiap tingkatan struktur yang tidak menunjukkan performa optimal.
“Yang berprestasi kita apresiasi, yang tidak jelas tentu akan kita berikan sanksi atau dilakukan evaluasi,” tambahnya.
Baca Juga: Tanam Mangrove, Rawat Masa Depan
Target Menang di 2029
Sujiwo juga menegaskan bahwa seluruh langkah konsolidasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang menghadapi agenda politik 2029. PDI Perjuangan Kalbar, kata dia, menargetkan kemenangan di semua lini kontestasi politik.
“Pada intinya di tahun 2029 kita targetkan untuk menang. Baik itu Pilpres, Pilgub, Pilkada, maupun di legislatif,” tegasnya.
Ia menyebut partainya sebagai organisasi politik yang telah ditempa oleh dinamika zaman dan memiliki pengalaman panjang dalam perjuangan politik nasional maupun daerah.
Rakerda Ditargetkan Juni 2026
Artikel Terkait
Setelah Jadi Tersangka Kasus Asusila terhadap Anak di NTT, Piche Kota: Saya Kini Bersuara untuk Keadilan
Kisah Dokter Spesialis Alumni LPDP di Jateng yang Disayang Pasien hingga Tuai Reaksi Positif Warganet di Medsos
Ikut Mendampingi Keluarga ABK Fandi yang Dituntut Hukuman Mati karena Sabu 2 Ton ke DPR, Hotman Paris: Dia Baru 3 Hari Naik Kapal
Sujiwo Komitmen Tata Pasar Melati dan Bangun Pasar Induk Modern, 444 Pedagang Disiapkan Relokasi
HUT ke-54 Basarnas, Kantor SAR Pontianak Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Dharma Patria Jaya
Tanam Mangrove, Rawat Masa Depan
Kantor SAR Pontianak Bagikan Paket Takjil, Peringati HUT ke-54 Basarnas dan Ramadan
Akademisi Untan Tegaskan Kasus Pembacokan di UIN Suska Riau Termasuk Kekerasan terhadap Perempuan
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Peringati HUT ke-54, Kantor SAR Pontianak Gelar Upacara
PDI Perjuangan Kalimantan Barat Matangkan Konsolidasi Organisasi, Lasarus Targetkan Menang di Seluruh Kabupaten/Kota