SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA – Dalam suasana bulan suci, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Kubu Raya sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk "Refleksi Kebangsaan Ramadhan" pada Sabtu 7 Maret 2026. Bertempat di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Ayani 2, Kubu Raya, acara ini menjadi wadah penting guna membentengi generasi muda dari berbagai ancaman ideologi menyimpang.
Mengusung tema "Peran Strategis Pemuda dalam Mencegah Intoleransi, Radikalisme, dan Kejahatan Siber di Era Digital", kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten. Di antaranya adalah Samsul Hidayat, (Dekan FEBI IAIN Pontianak), Amini Maros (Kepala Kesbangpol Kabupaten Kubu Raya), serta Muhammad Mursid : perwakilan dari Unit Pencegahan Satgaswil Kalimantan Barat Densus 88 Anti Teror (AT) Polri.
Ditemui seusai kegiatan, Muhammad Mursid, memberikan tanggapan positif dan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara tersebut.
"Saya Muhammad Mursid dari Unit Pencegahan Satgaswil Kalimantan Barat Densus 88 AT Polri, dengan ini mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada organisasi atau komunitas Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kubu Raya yang telah melakukan inisiasi dalam penyelenggaraan acara ini," ujar Mursid.
Menurutnya, kegiatan diskusi yang digagas oleh pemuda ini berjalan dengan sangat baik dan memiliki nilai yang sangat positif bagi masyarakat, khususnya generasi milenial dan Gen-Z di Kalimantan Barat. Ia menekankan bahwa pemuda adalah ujung tombak dalam menjaga keutuhan bangsa.
"Intinya ini merupakan kegiatan yang positif, di mana teman-teman semua dapat memberikan kontribusi aktif dalam mencegah intoleransi, ekstremisme, radikalisme, maupun terorisme di wilayah Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Kubu Raya," tegasnya.
Selain sebagai forum edukasi kebangsaan, Mursid juga menilai kehadiran para pemuda dalam acara di sore hari tersebut telah mempererat tali silaturahmi antar elemen masyarakat.
Sebagai penutup, mewakili Densus 88 AT Polri, ia menaruh harapan besar agar sinergi antara kepolisian dan organisasi kepemudaan tidak berhenti sampai di sini.
"Kami harapkan juga dari Unit Pencegahan Satgaswil Kalbar, ke depannya kita dapat terus berkolaborasi untuk mengagendakan kegiatan-kegiatan (positif) seperti ini," pungkasnya.
Artikel Terkait
Ratusan Anak Meriahkan Lomba Mewarnai Ramadhan di Masjid Raya Mujahidin Pontianak
Kronologi Kasus Dugaan Korupsi yang Jerat Fadia Arafiq, sang Bupati Pekalongan Sekaligus Penyanyi Lagu 'Cik Cik Bum Bum'
Muncul Isu Menu MBG Dinilai Tidak Transparan, Sultan HB X Kini Beri Arahan Unik demi Jawab Keresahan Ortu Siswa di Jogja
40 Perkumpulan Naga Ikuti Ritual Pembakaran Cap Go Meh di Kubu Raya, Tradisi Tionghoa Berlangsung Kondusif
Apel Siaga Karhutla Kubu Raya 2026, Kapolres Kadek Ary Mahardika Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjerat Skandal Dugaan Korupsi Outsourcing, Bermula dari Perusahaan Milik Suami dan Anaknya
Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Ramah Kapuas Hulu
Dari Aktivis Remaja Masjid di Pontianak, Mahrani Kini Pimpin Sekolah Indonesia di Jeddah
Dukung Aturan Pemerintah Pusat Terkait Pembatasan Medsos Anak, Kesbangpol Kubu Raya Siap Kawal Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026
Pemkab Kubu Raya Apresiasi Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Jadi Garda Terdepan Cegah Intoleransi dan Radikalisme