Percepat Pembangunan Infrastruktur, Pemkab Kubu Raya Fokus pada Jalan Poros Ekonomi dan Air Bersih

photo author
Sudarsono Ocon, Siber Kalimantan
- Senin, 23 Maret 2026 | 09:08 WIB
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Kubu Raya, Rini Kurnia Solihat, S.STP., M.A.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Kubu Raya, Rini Kurnia Solihat, S.STP., M.A.

SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus mematangkan langkah strategis dalam percepatan pembangunan daerah. Fokus utama saat ini tertuju pada penguatan infrastruktur jalan poros ekonomi dan penyediaan akses air bersih bagi masyarakat yang didukung penuh oleh legislatif pusat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Kubu Raya, Rini Kurnia Solihat, S.STP., M.A., mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Ketua Komisi V DPR RI untuk memastikan program prioritas berjalan sesuai target.

Baca Juga: Lasarus Ungkap 3 Program Prioritas Kubu Raya 2026: Jalan, Air Bersih, dan Sampah Jadi Fokus Utama

Akselerasi Jalan Poros melalui Inpres Jalan Daerah (IJD)

​Rini menjelaskan bahwa pembangunan jalan poros ekonomi menjadi tulang punggung mobilitas warga. Melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD), Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menargetkan perbaikan signifikan pada ruas-ruas vital.

"Kami berfokus pada dukungan pembangunan jalan poros ekonomi melalui IJD yang saat ini sudah berproses di beberapa ruas. Rencananya, setelah Idulfitri, pengerjaan akan dilanjutkan pada ruas-ruas berikutnya," ujar Rini Kurnia Solihat.

Lebih lanjut, Rini memaparkan tantangan besar yang dihadapi terkait infrastruktur jalan di Kubu Raya. Dari total sekitar 660 kilometer jalan kabupaten, sepanjang 359 kilometer di antaranya merupakan jalan poros ekonomi.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, PLN UID Kalbar Tegaskan Media Sebagai Mitra Strategis dalam Mengawal Kelistrikan

"Tahun ini kami menargetkan setidaknya ada lima titik IJD yang bisa berjalan. Saat ini satu titik sudah mulai berproses. Kami berharap dukungan IJD ini terus berlanjut secara bertahap sehingga dalam jangka waktu lima tahun ke depan, seluruh jalan poros ekonomi ini dapat tuntas pengerjaannya," tambahnya.

Investasi Rp93 Miliar untuk Air Bersih

Selain konektivitas jalan, sektor sanitasi dan air bersih menjadi perhatian serius. Pemkab Kubu Raya telah mengamankan alokasi anggaran sebesar Rp93 miliar untuk program penyediaan air bersih.

Proses ini dilakukan melalui sinergi dengan unit pelaksana teknis terkait dan perusahaan daerah. Rini memastikan bahwa tahapan administratif akan segera rampung agar manfaatnya bisa segera dirasakan warga.

​"Alokasi 93 miliar ini sudah berproses. Kami targetkan pada bulan Mei mendatang sudah bisa masuk ke tahap lelang. Ini merupakan langkah percepatan agar akses air layak konsumsi di Kubu Raya semakin meluas," jelasnya.

Inovasi Pengelolaan Sampah Regional

Menariknya, dalam pertemuan dengan Komisi V DPR RI tersebut, muncul gagasan segar mengenai tata kelola lingkungan, khususnya sampah. Mengingat letak geografis yang berbatasan langsung dengan pusat kota dan kabupaten tetangga, pola pengelolaan sampah konvensional dinilai perlu bertransformasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sudarsono Ocon

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X