SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya resmi menetapkan status siaga dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun 2026. Hal ini ditegaskan dalam Apel Siaga Karhutla yang digelar di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya, Jumat 27 Maret 2026 pagi.
Apel yang dimulai pukul 07.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, S.E., M.Sos., dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk Wakil Bupati H. Sukiryanto, Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika, serta Dandim 1207/Pontianak Kolonel Inf. Robbi Firdaus.
Baca Juga: Kesbangpol Kubu Raya Ajak Ormas Bersinergi Cegah Karhutla Hadapi Kemarau Panjang
Komitmen Pencegahan dan Kesiapan Alat
Dalam amanatnya, Bupati Sujiwo menyampaikan bahwa apel ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata kesiapan personel dan ketersediaan alat pemadam dalam menanggulangi Karhutla di wilayahnya. Mengingat secara geografis, Kubu Raya merupakan salah satu zona merah kerawanan kebakaran lahan di Kalimantan Barat.
"Kabupaten Kubu Raya merupakan daerah yang sangat rentan. Oleh karena itu, seluruh elemen dan stakeholder dituntut untuk selalu siaga. Kita tidak boleh lengah sedikit pun," ujar Sujiwo di hadapan peserta apel.
Sujiwo menambahkan bahwa Pemkab Kubu Raya telah menyusun berbagai strategi mitigasi, mulai dari patroli terpadu hingga penempatan personel di titik-titik rawan.
"Penyelesaian Karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial atau sendiri-sendiri. Dibutuhkan kerja sama yang sinergis. Saya instruksikan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan koordinasi dan memastikan peralatan operasional siap digunakan setiap saat," tegasnya.
Dukungan Penuh dari Kepolisian
Senada dengan Bupati, Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika menyatakan komitmen penuh institusinya dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah terkait penanganan Karhutla.
AKBP Kadek Ary menegaskan bahwa jajaran Polres Kubu Raya telah memetakan wilayah hukum yang memiliki densitas lahan gambut tinggi untuk diawasi secara ketat.
"Kami mendukung penuh langkah Bapak Bupati. Polri akan mengedepankan upaya preventif melalui sosialisasi kepada masyarakat serta penegakan hukum yang tegas jika ditemukan unsur kesengajaan dalam pembakaran lahan," ujar Kapolres Kubu Raya usai kegiatan apel.
Kapolres juga menambahkan bahwa personel kepolisian di tingkat Polsek, termasuk Polsek Sungai Raya, telah diinstruksikan untuk terus bersinergi dengan TNI, BNPB, Manggala Agni dan Pemadam swasta serta stekholder terkait dalam melakukan patroli darat.
Kehadiran Tokoh Penting
Artikel Terkait
Open House Kaban Kesbangpol Jadi Ruang Silaturahmi Lintas Etnis di Kubu Raya
Kubu Raya Membara! 20 Hektare Lahan Gambut Hangus, Polisi-Manggala Agni Berjibaku Jinakkan Api
Setelah Klarifikasi Buang Sampah di Tol, Kini Warganet Soroti Admin Bus Madu Kismo: Setidaknya Akui Kesalahan, Bukan Malah Ngegas!
Viral Konten Bandingkan MBG dengan Kondisi Palestina Banjir Kritikan, SPPG Sidanegara 2 Cilacap Akui Lalai
Membaca Kembali Wacana Gencatan Senjata Amerika-Iran
Polres Kubu Raya Segel Lahan Karhutla di Sungai Raya Dalam, Pasang Garis Polisi di 9 Titik
Terciduk Cuci Ayam MBG di Tempat Wudu Masjid, SPPG Bantar Jaya 2 Bogor Klaim Sudah Kantongi Izin RW dan DKM
Momen Haru Ibu di Pekanbaru Tetap Berdoa meski Hujan Deras, Warganet: Doa Ibu Menembus Langit
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, KPK Singgung soal Strategi Penanganan Perkara
Kesbangpol Kubu Raya Ajak Ormas Bersinergi Cegah Karhutla Hadapi Kemarau Panjang