SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA - Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat jelang musim kemarau panjang 2026. Hal ini terlihat dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Karhutla yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Sungai Raya, Jalan Adisucipto, Kabupaten Kubu Raya, Kamis 2 April 2026 pukul 09.00 WIB.
Rakor tersebut dihadiri unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, BPBD, para kepala desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga perwakilan sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Sungai Raya.
Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni, Kabag Ops Polres Kubu Raya AKP Samidi, Kapolsek Sungai Raya AKP Haryanto, Camat Sungai Raya M. Ikhsan Sukendra, serta perwakilan Kodim 1207/Pontianak dan BPBD Kubu Raya.
Baca Juga: Zulkarnain Resmi Kembalikan Berkas Calon Ketua KONI Kubu Raya, Kantongi Dukungan Mayoritas Cabor
Antisipasi Karhutla di Tengah Curah Hujan Menurun
Kapolsek Sungai Raya AKP Haryanto mengatakan, rakor ini digelar sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi karhutla yang cenderung meningkat akibat curah hujan yang mulai berkurang.
“Rakor ini bertujuan menyatukan langkah seluruh stakeholder, khususnya pemerintah desa, dalam menghadapi potensi karhutla di wilayah Sungai Raya yang memiliki fluktuasi cukup tinggi,” ujarnya.
Ia menegaskan, pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, seluruh elemen diminta aktif meminimalisir munculnya titik api, termasuk peran perusahaan yang dinilai sudah cukup aktif dalam upaya pencegahan di area perkebunan.
Baca Juga: Pemprov Kalbar Prioritaskan Perbaikan Jembatan Keraton Kubu, Anggaran Capai Rp20 Miliar
Bandara Supadio Jadi Perhatian Khusus
Sementara itu, Camat Sungai Raya M. Ikhsan Sukendra menekankan bahwa karhutla menjadi perhatian serius karena wilayahnya berdekatan dengan Bandara Supadio yang merupakan objek vital nasional.
“Karhutla bukan hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas penerbangan. Karena itu, kolaborasi semua pihak sangat diperlukan,” katanya.
Ia juga mengimbau pemerintah desa untuk lebih aktif memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta memasang spanduk atau baliho imbauan di titik-titik strategis.
Prediksi Kemarau Panjang, Perlu Langkah Dini
Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni mengungkapkan, berdasarkan prediksi BMKG, musim kemarau tahun ini diperkirakan lebih panjang dan kering dibanding biasanya.
Artikel Terkait
Pemerintah: Belum Ada Kenaikan Harga BBM per 1 April, Masyarakat Diimbau Tenang
Perkuat Sinergi BUMD, Bupati Kubu Raya Sujiwo Dorong Kolaborasi Perumdam Tirta Raya dan Perunda Aneka Usaha
Lantik 55 ASN, Wakil Bupati Kubu Raya Tekankan Pentingnya Kedisiplinan dan Pelayanan Publik
10 Korban Berhasil Dievakuasi usai Insiden Ledakan Dahsyat di SPBE Bekasi Timur, Ini Kronologinya
Setelah Kebakaran Besar di SPBE Bekasi, Damkar Ungkap Adanya Arus Pendek Listrik yang Diduga Jadi Penyebab Ledakan
Malang Resmikan Landmark City of Media Arts, Perkuat Status Kota Kreatif Dunia
Pemkab Kubu Raya Perkuat Ekonomi, Perumda Tirta Raya dan Aneka Usaha Teken Kerja Sama
Wabup Sukiryanto Pimpin Rapat Evaluasi Pencegahan Korupsi di Kubu Raya
Pemprov Kalbar Prioritaskan Perbaikan Jembatan Keraton Kubu, Anggaran Capai Rp20 Miliar
Zulkarnain Resmi Kembalikan Berkas Calon Ketua KONI Kubu Raya, Kantongi Dukungan Mayoritas Cabor