“kita sama-sama belajar sebagai orang muda untuk menjaga lingkungan. Perubahan iklim tidak mungkin kita hentikan sepenuhnya, tapi bisa kita cegah dampaknya dengan kegiatan yang melihat alam sebagai masa depan kita” tegas Nazela pada 31 Maret 2026
Mendorong Kebijakan yang Inklusif
Rahmawati, Pegiat Gemawan, menegaskan bahwa tujuan akhir dari workshop selama dua hari ini adalah bagian dari mendorong penguatan kebijakan pembangunan. melalui workshop dan uji coba modul ini Gemawan ingin memastikan bahwa setiap data dan ketidakadilan gender pada perempuan muda dapat terdokumentasi dalam sebuah modul pembelajaran yang bisa diadopsi secara lebih luas.
Baca Juga: Pemprov Kalbar Prioritaskan Perbaikan Jembatan Keraton Kubu, Anggaran Capai Rp20 Miliar
“Kami berharap kegiatan ini mampu mendorong adopsi modul pembelajaran secara lebih luas serta memperkuat kebijakan dan praktik pembangunan yang responsif gender dan berkelanjutan. Pembangunan desa tidak boleh meninggalkan suara perempuan, terutama dalam menghadapi tantangan iklim," pungkas Rahmawati.
Artikel Terkait
Lantik 55 ASN, Wakil Bupati Kubu Raya Tekankan Pentingnya Kedisiplinan dan Pelayanan Publik
10 Korban Berhasil Dievakuasi usai Insiden Ledakan Dahsyat di SPBE Bekasi Timur, Ini Kronologinya
Setelah Kebakaran Besar di SPBE Bekasi, Damkar Ungkap Adanya Arus Pendek Listrik yang Diduga Jadi Penyebab Ledakan
Malang Resmikan Landmark City of Media Arts, Perkuat Status Kota Kreatif Dunia
Pemkab Kubu Raya Perkuat Ekonomi, Perumda Tirta Raya dan Aneka Usaha Teken Kerja Sama
Wabup Sukiryanto Pimpin Rapat Evaluasi Pencegahan Korupsi di Kubu Raya
Pemprov Kalbar Prioritaskan Perbaikan Jembatan Keraton Kubu, Anggaran Capai Rp20 Miliar
Zulkarnain Resmi Kembalikan Berkas Calon Ketua KONI Kubu Raya, Kantongi Dukungan Mayoritas Cabor
Rakor Karhutla 2026 di Sungai Raya: Polisi, Pemda hingga Perusahaan Sepakat Perkuat Antisipasi Musim Kemarau Panjang
Resmi Daftar Ketua KONI Kubu Raya, Zulkarnain Kantongi Dukungan 26 Cabor