Membangun Kekuatan di tengah Krisis Iklim, Gemawan Rumuskan Strategi Adaptasi Iklim Yang Responsif Gender

photo author
Samsul Cah, Siber Kalimantan
- Sabtu, 4 April 2026 | 10:11 WIB
Kepemimpinan Perempuan Muda dalam Membangun Ketangguhan Komunitas Terhadap Krisis Iklim”. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Maret 2026
Kepemimpinan Perempuan Muda dalam Membangun Ketangguhan Komunitas Terhadap Krisis Iklim”. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Maret 2026

“kita sama-sama belajar sebagai orang muda untuk menjaga lingkungan. Perubahan iklim tidak mungkin kita hentikan sepenuhnya, tapi bisa kita cegah dampaknya dengan kegiatan yang melihat alam sebagai masa depan kita” tegas Nazela pada 31 Maret 2026

Mendorong Kebijakan yang Inklusif

Rahmawati, Pegiat Gemawan, menegaskan bahwa tujuan akhir dari workshop selama dua hari ini adalah bagian dari mendorong penguatan kebijakan pembangunan. melalui workshop dan uji coba modul ini Gemawan ingin memastikan bahwa setiap data dan ketidakadilan gender pada perempuan muda dapat terdokumentasi dalam sebuah modul pembelajaran yang bisa diadopsi secara lebih luas.

Baca Juga: Pemprov Kalbar Prioritaskan Perbaikan Jembatan Keraton Kubu, Anggaran Capai Rp20 Miliar

“Kami berharap kegiatan ini mampu mendorong adopsi modul pembelajaran secara lebih luas serta memperkuat kebijakan dan praktik pembangunan yang responsif gender dan berkelanjutan. Pembangunan desa tidak boleh meninggalkan suara perempuan, terutama dalam menghadapi tantangan iklim," pungkas Rahmawati.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Samsul Cah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X