Selain itu, pemerintah juga berencana membuka Konsulat Jenderal baru di China sehingga KBRI Beijing membutuhkan peningkatan kapasitas organisasi.
“Banyak juga beban-beban pekerjaan yang kami kira perlu mendapatkan jabatan tambahan penguatan,” kata Sugiono.
Peran Strategis Wakil Dubes Baru
Dengan mandat baru ini, dr Irene diperkirakan akan memiliki peran strategis dalam memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia di China.
Selain meningkatkan kolaborasi sektor perdagangan dan investasi, kehadiran Wakil Dubes juga diharapkan membantu mempercepat koordinasi layanan perlindungan WNI serta pengembangan jejaring diplomatik di berbagai provinsi besar di China.
Penunjukan Irene menjadi langkah lanjutan dari upaya pemerintah memperluas hubungan internasional dan memastikan diplomasi ekonomi berjalan lebih efektif, seiring meningkatnya interaksi bisnis antara kedua negara.***
Artikel Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi “Kalbar Menggugat” Jilid 2, Desak Pemerintah Percepat Pembangunan dan Tuntaskan Persoalan Daerah
Menko Pangan Zulkifli Hasan Kunjungi Kubu Raya, Tegaskan Program Makan Bergizi adalah Kebijakan Strategis Nasional
Mahfud MD Ingatkan Demokrasi Indonesia Kian Menyimpang, Sebut Prosedur Jalan tapi Substansinya Hilang
Kasus 250 Ton Beras Ilegal di Sabang, Mentan Sebut Impor Dinilai Tak Beralasan
Di Balik Isu Kriminalisasi Aparat lewat KUHP Baru, Ada 'Anotasi' yang Disebut Bisa Jadi Pencerahan
PLN Energize Daya 197.000 VA Dorong Pertumbuhan Industri Pengolahan Batu Split di Sanggau
Dari Diajak Beli Mainan hingga Dibekap Handuk: Nenek Ungkap Kronologi Baru Kematian Alvaro
Presiden Prabowo Beri Rehabilitasi pada Ira Puspadewi, Eks Dirut ASDP yang Menjadi Terpidana Dugaan Kasus Korupsi
Liburan Tanpa Khawatir Roaming? iPhone 17 & IM3 Platinum Hadirkan Solusi Bebas Roaming
Pertemuan Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil, Bahas Pasokan Gas LPG 3 Kg untuk Nataru