Kondisi ini disebabkan oleh drainase yang kecil dan tersumbat pada kawasan tersebut.
"Kalau kasus Ciwandan ini, kalau hujan seharian atau semalaman pasti banjir karena drainasenya kecil dan tersumbat," terang Lutfi.
Dugaan Pabrik Tutup Jalur Pembuangan Air
Dalam kesempatan yang sama, Lutfi menduga aliran air tidak memiliki jalur pembuangan yang memadai.
Menurutnya, banyak pabrik di Cilegon yang menutup jalur pembuangan air menuju laut.
"Dulu pembuangan air ke laut. Sekarang karena banyak pabrik," ungkap Lutfi.
"Jalur pembuangan air hujan tidak ada. Jalur pembuangan ke laut sudah ditutup," tandasnya.*
Artikel Terkait
Danantara Sinergikan BUMN Bangun Huntara di Aceh Tamiang, PLN Sambung Listrik untuk Semua Rumah dan Fasum
Bupati Sujiwo Resmikan Bundaran Gaforaya pada Malam Pergantian Tahun 2026
Tugu Bundaran Gaforaya Resmi Diresmikan, Jadi Kado Akhir Tahun bagi Masyarakat Kubu Raya
Deretan Film Indonesia Merajai Bioskop Sepanjang 2025, “Jumbo” Jadi Film Terlaris Tahun 2025
Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Upaya Temukan Kakek Toni di Sajingan
Fakta di Balik Sosok John Herdman yang Resmi Tangani Timnas Indonesia, Pernah Antar Kanada ke Piala Dunia Qatar 2022
Sebelum Didapuk Jadi Pelatih Garuda, John Herdman Pernah Punya Cerita Menarik dengan Sosok Ismael Kone di Timnas Kanada
Pemidanaan Zina di KUHP Baru: Delik Aduan dan Tantangan Kebebasan Privat
Pilkada Dipilih DPRD, Demokrasi Dipertaruhkan? Akademisi Tegas Menolak
Ferry Irwandi Bicara soal Pendidikan, Sebut Ada Hubungannya dengan Kemampuan Berpikir Kritis