Fenomena Lubang Raksasa di Aceh Tengah: Jalan Alternatif Warga Sudah Ditutup hingga BRIN yang Menolak Menyebut Sebagai Sinkhole

photo author
Junarti Sari Kalsum, Siber Kalimantan
- Senin, 23 Februari 2026 | 00:30 WIB
Lubang raksasa di Aceh Tengah makin melebar hingga ke jalan alternatif. (Instagram/keber_gayo)
Lubang raksasa di Aceh Tengah makin melebar hingga ke jalan alternatif. (Instagram/keber_gayo)

Terlihat sejumlah alat berat disiagakan untuk membuka jalan baru tersebut.

Tantangan pada jalan baru ini rupanya terletak pada jalan memutar yang harus dilewati warga, sehingga jaraknya akan lebih jauh.

“Lokasi jalan tersebut cukup jauh dan mengharuskan pengendara memutar lebih panjang dari jalur biasanya,” tambahnya.

BRIN: Lubang Raksasa di Aceh Tengah Bukan Sinkhole

Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Adrin Tohari, mengungkapkan lubang raksasa di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, bukan merupakan fenomena sinkhole.

Adrian menyebut bahwa lubang tersebut terjadi karena aktivitas longsoran tanah yang biasa terjadi.

Menurutnya, area tersebut tidak memiliki batu gamping yang biasa menjadi penyebab sinkhole.

“Yang terjadi di Aceh Tengah itu sebenarnya fenomena longsoran, bukan sinkhole. Lapisan tufanya tidak padat dan kekuatannya rendah, sehingga mudah sekali tergerus dan runtuh,” kata Adrian dalam keterangannya pada Sabtu, 21 Februari 2026.

Faktor gempa bumi juga bisa menjadi penyebab lubang makin membesar, misalnya saat gempa berkekuatan 6,2 magnitudo yang terjadi di Aceh Tengah pada 2013 kemungkinan memperlemah struktur lereng dan memicu ketidakstabilan tanah makin besar.

Saluran irigasi yang ada di area sawah sekitar lubang tersebut juga bisa membuat kondisi tanah makin rapuh karena penyerapan air.
*

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Junarti Sari Kalsum

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X