3 Bulan Pascabanjir, Warga Desa Sulum di Aceh Tamiang Masih Bertahan dengan Air Sungai yang Keruh untuk Kebutuhan Sehari-hari

photo author
Junarti Sari Kalsum, Siber Kalimantan
- Senin, 23 Februari 2026 | 00:44 WIB
Penyintas banjir dan longsor di Aceh Tamiang menghadapi krisis air bersih. (Instagram/tiarawati22)
Penyintas banjir dan longsor di Aceh Tamiang menghadapi krisis air bersih. (Instagram/tiarawati22)

Pemulihan Jaringan Air di Aceh Tamiang

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tamiang, Aceh Tamiang, Aceh mengungkapkan telah membentuk tim percepatan pemulihan jaringan transmisi air untuk memperbaiki jaringan yang terganggu pascabencana banjir bandang.

PDAM juga mengakui bahwa air sungai di Aceh Tamiang berada di kategori yang sangat keruh, padahal air sungai merupakan bahan baku air jernih yang diolah oleh PDAM.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian juga sempat menginstruksikan kepada Satuan Tugas (Satgas) Kuala TNI untuk membersihkan kuala atau muara sungai dari endapan lumpur bekas banjir.
*

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Junarti Sari Kalsum

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X