Laki-laki berusia 33 tahun itu menyebut bahwa ada ketimpangan antara struktur biaya Garuda dengan kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan.
“Satu pesawat Garuda ini baru bisa untung kalau terisi 150 persen. Jadi 25 persen di sayap kanan, 25 persen di sayap kiri. Berarti kan sebenarnya dari dalamnya nih, Pak,” ucapnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan betapa tidak sehatnya struktur biaya dan manajemen operasional Garuda Indonesia selama ini, sehingga mustahil mencapai profitabilitas tanpa pembenahan mendalam.
DPR Minta 3 Inisiatif Utama dalam 3 Bulan
Menutup intervensinya, Abdul meminta Glenny menyampaikan tiga inisiatif utama yang akan dijalankan dalam waktu tiga bulan ke depan untuk memastikan arah pembenahan Garuda berjalan konkret dan terukur.
“Jikalau diberikan waktu 3 bulan, saya ingin tanya, Pak, tiga inisiatif utama yang dijalankan itu apa,” ujar Abdul.
Pertanyaan itu menegaskan bahwa DPR menginginkan langkah-langkah cepat, strategis, serta dapat dievaluasi dalam jangka pendek untuk melihat efektivitas kepemimpinan baru di tubuh maskapai pelat merah tersebut.*
Artikel Terkait
Kepala Desa Parit Baru Dukung Program Santunan Fakir Miskin yang Diinisiasi Pengurus Masjid At-Tanwir
Susno Duadji Cerita Hidup sebagai Polisi Paling Lengkap: dari Menyusun UU, Menangani Kasus Besar, hingga Masuk Penjara
APBD Kalbar 2026 Difokuskan untuk Kepentingan Publik, Gubernur Ria Norsan Tegaskan Prioritas Layanan Dasar
Tak Hanya Logistik, Prabowo Sebut BBM Masuk dalam Bantuan Prioritas ke Lokasi Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera
Kisah 4 Kampung yang Tersapu Banjir Bandang di Aceh, Disebut Bak Tsunami Kedua usai Tragedi pada 2004 Silam
Polda Kalbar dan Satgas Pangan Sidak Harga Beras di Pasar Dahlia, Pastikan Sesuai HET dan Pasokan Stabil di Pasar Dahlia Pontianak Barat
Indosat Rayakan 58 Tahun dengan Percepatan Transformasi Menuju AI TechCo
Musprov I SMSI Kalbar Resmi Dibuka, Pemprov Apresiasi Dorongan Pengusulan RM Margono Djojohadikoesoemo sebagai Pahlawan Nasional
Raden Mas Margono Djojohadikoesoemo di usulkan sebagai Pahlawan Nasional dalam Musprov I SMSI Kalbar Dibuka: Bahas Kedaulatan Informasi & Pengusulan
Medan Berat Tak Halangi PLN Tingkatkan Keandalan Jaringan di Pemangkat