10. Yayasan Orthopaedi Indonesia, yang mendapatkan saluran bantuan Rp50 juts, terdiri dari Rp30 juta tunai, Tolak Angin senilai Rp10 juta, dan bantuan Susu Jahe dan Kopi Jahe senilai Rp10 Juta.
11. SDM POLDA SUMATRA UTARA, menerima saluran bantuan senilai Rp75 juta, dengan detail Rp50 juta iang tunai, Tolak Angin senilai Rp15 juta, dan Rp10 juta untuk Susu Jahe dan Kopi Jahe.
12. SDM POLDA SUMATRA BARAT, menerima saluran total bantuan senilai Rp75 juta, dengan detail Rp50 juta iang tunai, Tolak Angin senilai Rp15 juta, dan Rp10 juta untuk Susu Jahe dan Kopi Jahe.
13. SDM POLDA ACEH, menerima saluran bantuan senilai n total bantuan senilai Rp75 juta, dengan detail Rp50 juta iang tunai, Tolak Angin senilai Rp15 juta, dan Rp10 juta untuk Susu Jahe dan Kopi Jahe.
Melalui bantuan ini, Sido Muncul menegaskan kembali komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana.
Program kemanusiaan ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mendorong pemulihan kondisi kesehatan dan kebutuhan dasar bagi warga yang terdampak.
Dengan dukungan berbagai lembaga dan instansi yang menerima bantuan, Sido Muncul berharap proses evakuasi, penanganan kesehatan, dan distribusi logistik di lapangan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.*
Artikel Terkait
Pohon di Bandung akan Diberi KTP untuk Tingkatkan Keselamatan Warga
Kalam Spesial Remaja Mujahidin Ajak Anak Muda Jaga Kebiasaan Qur’an dan Kesehatan Mental
Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100% Pascabencana
PLN Tuntaskan Pemulihan Kelistrikan Sumut 100 Persen! Sumut Kembali Menyala
Yayasan Sepakat Gelar Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual di SMP Negeri 13 Pontianak
Masjid Raya Mujahidin Kalimantan Barat Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Sumatera
Bupati Kubu Raya Tegaskan Komitmen Keberagaman Saat Tinjau Operasi Pasar di Gereja St. Agustinus
Cuaca Ekstrem Melanda Kalbar, BMKG Tetapkan Puncak Banjir dan SAR Pontianak Siaga Penuh
DWP Kemenag Kubu Raya Gelar Kegiatan Semarak Sambut HAB ke-80 dan Peringatan Hari Ibu
Puncak Arus Mudik Nataru Diprediksi 24 Desember, Arus Balik 2 Januari 2026