SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA - Kerja keras Tim Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Kubu Raya akhirnya membuahkan hasil signifikan.
Berdasarkan pantauan terbaru hari ini, Selasa 27 Januari 2026, seluruh titik api (hotspot) di sembilan kecamatan di wilayah tersebut berhasil "zero" atau dipadamkan sepenuhnya.
Keberhasilan ini menjadi angin segar bagi warga Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat yang sempat dibayangi ancaman kabut asap pekat. Upaya pemadaman maraton yang dilakukan petugas di lapangan merupakan respons tegas terhadap dampak buruk asap yang mengancam kesehatan masyarakat, akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab yang melakukan pembakaran lahan secara ilegal.
Berdasarkan data yang dihimpun dari aplikasi pemantauan titik api lancangkuning.net, situasi di Kabupaten Kubu Raya saat ini menunjukkan status nihil titik api. Kondisi cuaca di lapangan tercatat cerah berawan dengan suhu udara rata-rata mencapai 29°C.
Meskipun kelembaban udara berada di angka 66% dengan arah angin dominan bertiup dari Timur Laut yang biasanya berpotensi memicu penyebaran api, kesiapsiagaan tim di titik-titik rawan berhasil menjaga situasi tetap terkendali.
Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi personel di lapangan yang terdiri dari TNI-Polri, Manggala Agni, BPBD, serta relawan pemadam kebakaran.
"Keberhasilan zero titik api ini adalah bukti bahwa sinergi di lapangan tidak sia-sia. Anggota kami dan seluruh tim gabungan telah bekerja maksimal, bertaruh tenaga demi memastikan masyarakat tidak lagi menghirup asap sisa kebakaran," ujar Ade.
Kendati demikian, pihak Kepolisian menghimbau agar keberhasilan ini tidak membuat semua pihak lengah. Kapolres Kubu Raya menegaskan harapan agar tidak ada lagi kemunculan titik api baru yang dipicu oleh faktor manusia.
"Bapak Kapolres Kubu Raya sangat berharap titik api tidak muncul kembali. Kami juga meminta kerja sama masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Tim Siaga Karhutla akan terus melakukan patroli rutin dan pemantauan ketat guna memastikan Kubu Raya tetap bebas dari karhutla," tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, Tim Siaga Karhutla masih terus melakukan mitigasi dan sosialisasi di daerah-daerah rawan gambut untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang ekstrim.
Artikel Terkait
Bobol Rumah Kosong Saat Tahun Baru, Dua ABH Diamankan Polsek Sungai Ambawang
Curi Motor karena Kunci Masih Menempel, Pelaku Curanmor Dibekuk Kurang dari 24 Jam
Polisi Bongkar Jaringan “Bajak Laut” Sungai, Lima Tersangka Diamankan Kubu Raya
Viral Kades di Sragen Mandi Lumpur Diduga Gegara Jalan Rusak Puluhan Tahun Tak Kunjung Diperbaiki Pemkab
Soroti Pemberian Hak Pensiun Seumur Hidup bagi Pejabat DPR, Warga Ngadu ke MK: Tak Sebanding dengan Kontribusi Legislator
Awal 2026, Polsek Sungai Ambawang Tuntaskan Sejumlah Kasus Pencurian Rumah, Motor, hingga Mesin Speed
Diduga Unggah Konten Bernada Emosional saat Demo Agustus, Rifa Justru Ngaku Hanya Tulis Caption: Nyalakan Api untuk Bakar Jagung
Usai Dilantik Jadi Tenaga Ahli DPN, Noe Letto Nilai Posisinya Bukan Pembuat Kebijakan tapi Pemberi Masukan
Polsek Sungai Ambawang Intensif Tangani Karhutla, Kapolsek Tegaskan Larangan Buka Lahan dengan Cara Membakar
Polisi Ringkus Komplotan "Bajak Laut" di Kubu Raya, Modus Incar Mesin Speedboat Milik Instansi