Yang membuat keluarga terpukul, kata Sayem, adalah fakta bahwa Alex sempat ikut membantu proses pencarian Alvaro dan seolah turut berupaya mencari keberadaan sang anak tiri.
Belakangan, polisi memastikan Alex telah meninggal dunia saat berada di Polres Metro Jakarta Selatan.
Reaksi Keluarga dan Dampak Temuan Baru
Keluarga disebut sangat terkejut ketika mengetahui bahwa adik pelaku sempat membantah bau mencurigakan di rumah dengan alasan bangkai anjing.
Bagi Sayem, hal itu menimbulkan kemungkinan bahwa ada peran orang lain sebelum dan sesudah pembunuhan terjadi.
"Jadi tetangga pada ngomong katanya, kok bau apa, ya," ujar Sayem.
Nenek Alvaro itu pun menilai bahwa reaksi itu tidak wajar jika memang keluarga tidak tahu apa-apa.
Polisi Dalami Kemungkinan Adanya Pihak Lain
Polisi hingga kini masih mendalami keberadaan orang suruhan yang disebut membantu membawa dan membuang jasad Alvaro.
Pemeriksaan juga diarahkan pada alur pergerakan pelaku sejak hari Alvaro dinyatakan hilang pada 6 Maret 2025.
Sementara itu, proses identifikasi kerangka melalui tes DNA diharapkan dapat memastikan kondisi terkini kasus ini dan membuka kemungkinan peran pihak lain yang turut terlibat.*
Artikel Terkait
Pemancing di Kayong Utara Ditemukan Meninggal Dunia Oleh Tim SAR Gabungan
Cuaca Buruk Telan Korban Jiwa, Seorang Nelayan di Ketapang Ditemukan Meninggal Setelah Tiga Hari Hilang
Peduli Kesehatan Warga, Muhammadiyah Kubu Raya Gelar Layanan Medis dan Donor Darah di Desa Pinang Luar
Bawaslu Kubu Raya Perkuat Pengawasan PDPB, 39 Pemilih Terdata Meninggal Dunia Terverifikasi
Mahasiswa Gelar Aksi “Kalbar Menggugat” Jilid 2, Desak Pemerintah Percepat Pembangunan dan Tuntaskan Persoalan Daerah
Menko Pangan Zulkifli Hasan Kunjungi Kubu Raya, Tegaskan Program Makan Bergizi adalah Kebijakan Strategis Nasional
Mahfud MD Ingatkan Demokrasi Indonesia Kian Menyimpang, Sebut Prosedur Jalan tapi Substansinya Hilang
Kasus 250 Ton Beras Ilegal di Sabang, Mentan Sebut Impor Dinilai Tak Beralasan
Di Balik Isu Kriminalisasi Aparat lewat KUHP Baru, Ada 'Anotasi' yang Disebut Bisa Jadi Pencerahan
PLN Energize Daya 197.000 VA Dorong Pertumbuhan Industri Pengolahan Batu Split di Sanggau